Istri Kudu Curiga lamun Salaki Mawa Martabak

inilah.com
inilah.com

Beuki kadieu kasus korupsi di Indonesia semakin meningkat. Hal itu terlihat dari banyaknya orang yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus korupsi, kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, sebenarnya bisa dicegah. Dia pun memaparkan jurus ampuh untuk mencegah korupsi. Bagaimana caranya?

Busyro melihat pencegahan korupsi dapat dilakukan dari lingkungan keluarga yakni melalui seorang istri atau ibu di dalam rumah tangga. Seorang perempuan dalam keluarga sangat diharapkan menjadi pintu awal pencegahan korupsi.

Busyro mencontohkan, apabila seorang istri melihat suaminya membawa sesuatu, baik berupa uang maupun benda, maka dia harus peka dan menanyakan asal-usul barang tersebut. “Mestinya istrinya kontrol. Karena kontrol istri sangat penting,” katanya, di Jakarta Selatan, Senin (23/12/2013).

Seorang istri jangan berpandangan kalau barang bawaan suaminya itu selalu kurang. “Ini sama saja suami-istri melakukan korupsi bersama-sama dan ini merupakan bentuk keluarga permisif,” kata dia.

Busyro mengatakan, seharusnya seorang istri bisa mencontoh pribadi Siti Hajar yang memperjuangkan kebaikan untuk keluarganya. Ia merupakan simbol seorang ibu yang religius dan pekerja keras.

Sayangnya, sejauh ini memang belum sepenuhnya perilaku Siti Hajar ditiru para istri. Saat ini budaya permisif di dalam keluarga itu menjadi sesuatu yang biasa.
“Kalau kebiasan baik akan ada budaya bagus. Misal kontrol keluarga, istri harus curiga kalau suami bawa martabak, tanya saja dari mana. Saya ke Yogyakarta bawa mobil Hummer, anak saya tanya, masak bisa beli ini. Ketika kontrol di rumah tangga ada, itu budaya bagus,” jelasnya.

Bagi Busryo, seorang istri atau ibu merupakan bagian penting dalam pembentukan budaya di dalam keluarga, terlebih untuk pembentukan pribadi anak. (bobotoh.id/okezone.com/ayc)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.