Cicadas, Padat-padat Kreatip

 

cicadas

Cadas, Cadas, Cadas! Cicadas memang termasuk kawasan terpadat, konon, di dunia. Tapi belakangan ini Cicadas jadi perhatian Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Pemerintah Kota Bandung terus mendorong masyarakat di ungal kecamatan untuk membangun Kampung Kreatif. Lima tahun ke depan diharapkan ada 30 Kampung Kreatif di Kota Bandung dengan masing-masing potensi yang dimiliki.

Hingga saat ini sudah ada lima kampung kreatif yang kami resmikan. Diharapkan diikuti kampung-kampung lain disetiap kecamatan, minimal satu kecamatan terdapat satu kampung kreatif,

Pemkota Bandung mendorong pembangunan Kampung Kreatif sesuai dengan julukan Kota Bandung sebagai Kota Kreatif. Selain itu, pembangunan Kampung Kreatif juga dalam mendorong terciptanya kampung yang penuh aktivitas seni budaya yang mendorong pada sektor perekonomian.  Hal yang harus diperhatikan dalam membangun sebuah kampung kreatif mencakup berbagai hal. Aktivitas masyarakatnya bukan hanya dalam bidang seni dan budaya, tetapi juga harus memasukkan nilai edukasi.

‘Di kampung itu tapi juga ada keunikan lokalnya, ada nilai ekonominya, taman bermain, rumah hotel. Dan yang paling penting adalah kampung kreatif memiliki wadah aspirasi dan kebutuhan dasar setiap warga di kampung tersebut. Penggerak kampung kreatif, Rahmat Jabaril mengungkapkan bahwa hingga kini sudah ada lima kampung kreatif. Di awali dengan pembentukan Kampung Kreatif Wisata Dago Pojok Tanggulan yang diprakarsai dirinya pada tahun 2011. bobotoh.id/pikiran-rakyat/tempo/ar

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

2 thoughts on “Cicadas, Padat-padat Kreatip

  • Kamis 09 2014, 06:43 at 06:43
    Permalink

    Asa kurang ayena mah rasa solidaritas teh antar urang sunda utamana urang Bandung keneh sorangan urang salembur, Cek kurang mah tah pamarentah teh gera-gera bebenah bangsa pabrik-pabrik liar nu matak nyangsarakeun rahayat, miceun limbah dimana wae ka leuwi-leuwi, acan sampahna meni marudal disatungtung deuleu. Da lamun diantep wae mah moal aya tunngtungna, anggur kalah leuwih ripuh beuki kotor leuwi teh
    Sok mana tah gubernur teh heug nguliat atuh, montong sakur narima laporan palsu wungkul, asa ku sirik aing mah ka gubernur DKI Jakarta! iraha Bandung boga pamingpin nu beunta beu! karunya Bandung kuring.

    Reply
    • Kamis 09 2014, 07:44 at 07:44
      Permalink

      Urang leukeunan. Éstu, ku saha deui lian ku anu gaduh pangartos. Hatur nuhun, parantos keresa ngaaprésiasi. Éta saé web.id-na. -adi-

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.