Citarum Caah Deui, Cieunteung Banjir Deui

Cieunteung

Banjir yang melanda Kecamatan Baleendah, termasuk Kampung Cieunteung, dan Dayeuhkolot bukan akibat luapan air Sungai Citarum, namun karena buruknya drainase. Kitu saur Ketua Satuan Kerja Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, Ahmad Sajidin.

Bencana itu karena luapan air dari sungai kecil suplisi dari anak Sungai Citarum, seperti dari Cigado, Cigosol dan Cisangkuy. Tak hanya itu, buruknya drainase pun menjadi penyebab meluapnya air di anak sungai Citarum itu. Seperti yang terjadi di Cieunteung, banjir di kampung itu diakibatkan luapan drainase Cigosol. Apalagi, saat debit air tinggi, pintu air sungi tersebut kadang ditutup.

Banjir masih menggenangi di sejumlah kampung. Seperti di Kampung Cieunteung, Andir, Parunghalang dan beberapa titik lainnya. Ketinggian air antara 1 hingga 1,5 meter di Kampung Cieunteung. Sedangkan di Kampung Parunghalang, air yang tadi malam sempat merendam permukiman hingga ketinggian 1 meter, mulai surut.

Selain warga Kampung Cieunteung, warga dari Kelurahan Andir Baleendah pun sempat mengungsi ke Rusunawa tersebut. Namun karena air di permukiman mereka mulai surut, tadi pagi mereka kembali ke rumah masing-masing.

Akibat banjir, warga setempat mengungsi ke rusunawa. Muris-murid yang UAS di SDN Andir I jadi kaganggu dan sakolana kakeueum nepi ka setengah meter. Nepi ka iraha atuh, nya?  bobotoh.id/inilahkoran/ar.-

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.