Usum Ngijih Dilarang Kawin…Haaar??!

139160

Warga Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilarang menikah pada bulan November 2013 hingga Februari 2014. Larangan dimunculkan agar warga di daerah itu bisa lebih tekun bertani saat musim hujan.

“Kami tak akan melayani pengurusan catatan sipil bagi pasangan yang menikah di bulan-bulan ini,” kata Camat Amarasi Selatan Murlin Buraen kepada wartawan di Kupang, Rabu, 4 Desember 2013.

Larangan ini, menurut dia, merupakan kesepakatan bersama antara pemerintah kecamatan dan warga, karena warga setempat berkebiasaan melangsungkan pernikahan saat musim tanam dengan kegiatan pesta yang berlebihan. “Musim tanam ini, warga harus fokus untuk mengolah lahan pertanian mereka. Tidak mengurus pesta perkawinan,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi bagi pasangan yang berkukuh menikah pada bulan-bulan itu. Namun, sanksi yang diberikan tergantung pada kesepakatan bersama dengan warga. “Ada sanksinya bagi pasangan yang memaksa menikah pada November-Februari,” katanya.

Dia mengakui larangan ini perlu disosialisasikan kepada warga dan gereja agar pasangan yang akan menikah diumumkan ke publik, sehingga bisa dibatalkan dan baru diperbolehkan Maret 2014. “Kami akan koordinasikan dengan pihak gereja,” katanya.

Sejauh ini, katanya, belum ada pasangan yang mendatangi pemerintah untuk mengurus pencatatan pernikahan. “Mungkin karena larangan itu sudah mulai berlaku,” katanya.

 

http://id.berita.yahoo.com/warga-kupang-dilarang-menikah-di-musim-hujan-003424893.html

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.