“Korban” Waspada Teroris Sugan Téh Bom, Ari Pék …

tas

Gara-gara waspada teuing ka teroris di setiap akhir tahun, sigana mah. Jadilah cerita ini. Aya tas hideung di depan deretan rumah toko. Dikira berisi bom, penjinak bahan peledak dan Brimob Polda Bengkulu pun didatangkan.

Tas tersebut tergeletak di depan ruko Foto Copy Adisan, di Kelurahan Surabaya RT 01 Nomor 47, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Senin kamari. Pemilik ruko, Azwi Syukur (60) melaporkan temuan tas tersebut ke Brimob Polda Bengkulu.

Polisi pun mendatangi lokasi. Apa lagi letak ruko itu tak jauh dari markas Brimob. Garis polisi dipasang sampai mengundang perhatian warga di sekitar lokasi, menjadikannya tontonan sekalipun petugas berkali-kali mengimbau warga menjauh.

Belum juga pemeriksaan jadi dilakukan, ujug-ujug aya Jazzputra (20), warga Desa Talang Pauh, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Tanpa bertanya maupun terganggu dengan kesibukan polisi di lokasi, Jazzputra begitu saja mengambil tas yang menjadi pusat perhatian. Langsung lés waé.

“Hey, kamu siapa ambil tas itu?” tanya petugas polisi melihat tindakan Jazzputra. Mendapat pertanyaan itu, Jazzputra terlihat bingung sesaat sebelum menjawab.

“Ini tas saya, Pak. Saya tadi turun dari bus menurunkan tas dan lupa membawanya karena tadi terburu-buru. Isinya batu cincin dan pakaian kotor,” papar Jazzputra. Ketika dibuka, betullah isi tas tersebut seperti kata dia, setumpuk batu kotor dan puluhan batu cincin. bobotohcoid/Kompas/ar.-

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.