Ulah Aya Deui Calo Bansos di Kota Bandung

dada-edi

Bisa jadi, Ridwan Kamil tidak mau terjadi kasus bansos seperti yang menimpa Walikota ti heula. Wali Kota Bandung ngumumkeun situs web anggaran bansos online, Senin (23/12/2013). Hal ieu dilaksanakeun demi transparansi anggaran kepada masyarakat.

Situs dengan alamat “sabilulungan.bandung.go.id”, diluncurkan agar kasus yang menimpa pemerintahan sebelumnya, tidak terulang lagi. Seperti yang diberitakan dalam kasus Bansos Kota Bandung, terlibat  mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada, mantan Sekda Bandung, Edi Siswadi dan Kepala DPKAD Pemkot Bandung, Herry Nurhayat.

“Diharapkan tidak terulang seperti dulu,” cenah. Kasus bansos sebelumnya telah menyeret beberapa nama penting jadi tahanan KPK. “Kita lakukan transparansi ini agar tidak terulang lagi. Jadi, tidak ada lagi uang dihambur – hambur,” kata Ridwan di Balai Kota Bandung.

Pada web tersebut dapat dipantau jumlah anggaran bansos, kepada siapa bergulirnya, siapa yang menerimanya dan digunakan untuk apa saja. “Jadi masyarakat bisa memantau semuanya,” katanya. Kota Bandung ingin meningkatkan stabilitas pengelolaan keuangan daerah dan juga pemerintahan ini bersih, terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. “Jangan lagi ada calo,” kata Ridwan, mungkas. Bobotohcoid/Kompas/ar.-

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.