Aya Waé Ladang Dagang Di Laga Kandang

BasoUus

Aya wé jalan rejeki ti mah. Mencoba peruntungan saat pertandingan Inter Islad Cup (IIC) dilakukan oleh Uus Nendra, pria berusia 30 tahun ini menjajakan baso cuankie di kawasan Stadion si Jalak Harupat. Sehari-hari Uus berjualan di kawasan lapangan Tugu Bandung Lautan Api. Warga asli Tegalega ini sengaja datang ke Stadion si Jalak Harupat dengan menggunakan angkutan umum sejak pukul 08.00 WIB, dan baru pulang selepas pertandingan kedua pada menjelang tengah malam.

“Biasa dagang di lebet lapangan Tegalega, pokona pas maen Persib hadir wae, aya dua tahun sekitar dagang ka dieu, nya nggarana icalan kadang rame kadang ga rame, tapi di IIC ge ieu lumayan ayaan lah,” kata Uus.

Dalam sekali berjualan, Uus membawa satu dus mie instan, dia juga menyediakan tahu kering, siomay, dan tahu putih untuk pelengkap cuankie. Masalah harga, dia patok tergantung makanan yang diinginkan oleh pembeli.

Berbeda dengan penjual pernak-pernik Maung Bandung, bagi Uus menjajakan makanan ini memang tidak terlalu terpengauh apakah pertandingan bersifat turnamen ataupun kompetisi, sebab setiap orang menurutnya pasti memerlukan makanan. Lanjut.

“Mie aya abis 40 bungkus, aya habis aya henteu tina sadus teh, berangkat jam 8 pagi, terus dipanaskeun di stadion ku kompor pake minyak tanah paling abis satu liter. Turnamen atau liga ge asa sami wae, da ari kanu tuangeun mah meureun moal aya lirenna,” Uus mungkas. .co.id/inilahkoran/ar.-

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.