Elis The Wonder Woman Ngarebut Péstol Rampog

pestol

Percobaan perampokan oleh orang yang mengaku polisi bersenjatakan pistol nyaris menimpa Elis Ramdani, warga Komplek GBA III Desa Cipagalo Kecamatan Kabupaten Bandung.  Untungnya, aksi itu digagalkan oleh tuan rumah. Bahkan pelaku lari tunggang-langgang dan meninggalkan sepucuk pistol di rumah calon korbannya.

Elis (42) mengatakan, sekitar pukul 10.30 WIB dia yang tengah berada di rumah beserta anaknya kedatangan tamu. Tamu tersebut, seorang pemuda memakai rompi dan celana PDL, berwajah bulat, rambut ikal cepak berbadan tegap namun tidak terlalu tinggi. “Tadinya saya tidak mau buka pintu. Karena suami saya sedang tidak ada. Tapi orang itu ngakunya polisi dari Polda Jabar, jadi saya buka pintu,” kata Elis, Senin (20/1/2014).

Orang tersebut, kata Elis mengaku ada urusan dengan suaminya. Karena tidak merasa curiga, dia mempersilakan masuk untuk duduk di kursi luar. Namun orang ini memaksa masuk ke dalam rumah. “Dia kelihatanya sibuk, bawa HT (handy-talky) seperti polisi. Tapi anehnya HT-nya mati, dia malah sibuk menelepon menggunakan ponsel. Lalu dia nanya suami saya kerja di mana.”

Setelah ngobrol lama, terang Elis, orang tersebut, tiba-tiba menodongkan pistol ke dadanya. Namun, Elis yang mengaku cukup tenang itu, justru melakukan perlawanan. Sehingga, keduanya sempat terjadi baku hantam. Hingga akhirnya, muncul anaknya dan membantu Elis. “Saat ngobrol, katanya dia ada titipan buat suami saya. Tapi tiba-tiba kok nodong saya pakai pistol. Saya lawan saja, dan anak saya membantu,” ujarnya.

Karena perlawanan Elis dan anaknya itu, pistol yang dipegang orang itu lepas yang kemudian diambil oleh Elis. Kemudian orang tersebut melarikan diri. Elis dan anaknya berusaha mengejar pelaku sambil menenteng pistol dan meminta bantuan warga. “Saya lari-lari bawa pistol, minta tolong ke warga. Untung tidak terjadi apa-apa ke anak saya yang ada di rumah. Dia langsung kabur pakai motor Mio warna merah,” katanya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut lalu mengejar pelaku, namun tidak tertangkap. Selain itu, warga pun tak sempat mencatat nomor polisi motor yang dipakai pelaku. “Saya tidak tahu nomor polisi motornya. Karena tidak menyangka kalau dia mau berbuat jahat. Memang awalnya dia tidak mencurigakan.” (bobotohcoid/adi)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.