Ferdinand Bertekad Bersih dari Hukuman Kartu

ferdinand_persita_ar_cc8dd48

Striker , Ferdinand Alfred Sinaga, dikenal sebagai pemain yang emosional. Karakter seperti itu kerap berimbang di lapangan ketika Ferdinand sedang membela . Sayangnya sifat temperamentalnya itu, seringkali berujung kartu kuning. Sepanjang musim lalu, ketika masih berseragam Putra Samarinda, pemain kelahiran 8 September 1988 mengumpulkan satu kartu kuning dan satu kartu merah.

Belum lama membela , Ferdinand mengoleksi dua kartu kuning selama ajang Inter Island Cup (IIC). Ferdinand menerima kartu kuning itu masing-masing saat melawan Persita Tangerang dan Persiram. Alhasil, Ferdinand absen kontra Mitra Kukar dalam lanjutan ajang IIC.

“Memang saya orang temparemen, saya akui itu. Tensi laga di lapangan juga mempengaruhi emosi saya saat bertanding” katanya.

Namun Ferdinand menilai ada sisi positif dari karakternya yang temperamental itu. Dengan gayanya yang meledak-ledak, dia selalu tampil penuh tenaga di setiap pertandingan.

“Tanpa emosional, bermain bola saya kurang greget. Hanya, kalau ada emosi yang berlebihan, mungkin itu di luar kendali saya,” ujar pesepak bola kelahiran Bengkulu itu.

Namun Ferdinand yang pernah membela Persiwa Wamena itu menilai dirinya perlu menjaga sikap di lapangan. Striker yang sejauh ini mengemas satu gol di LSI 2014 berusaha menghindari kerugian tim akibat ulahnya.

“Semakin ke sini, saya semakin belajar,” ujar Ferdinand.

Ferdinand berusaha agar dua kartu kuning yang diterima selama ajang IIC merupakan kartu kuning terakhir sepanjang tahun ini. Setidaknya, Ferdinand bersih dari kartu selama ISL bergulir. (bobotoh.co.id/tribunnews.com/ayc)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.