Polda Jabar Can Apal Sosiologi. Meureun ‘Ta Gé :)

sosiolog

Sikap kepolisian yang melarang pertandingan Bandung kontra Persija Jakarta dikhawatirkan malah memicu kejengkelan . Selain itu malah memberikan stigma kalau pertandingan klasik tersebut dipastikan tidak aman. Demikian disampaikan sosiolog Momon Sudarma . Menurutnya, polisi sebaiknya mengizinkan pertandingan tersebut dengan berbagai langkah antisipasi.

“Kondisi ini harusnya diselesaikan dengan ngobrol. Kalau seperti ini (dilarang) malah memicu kemarahan semua bobotoh. Pertandingan ini kan sangat dinantikan banyak warga,” jelasnya. Menurut Momon, sebaiknya polisi tidak menggeneralisir perilaku bobotoh. Kalau memang potensi konfliknya tinggi, pertandingan bisa dilokalisir.

“Ini tersalahkannya semua. Padahal hanya beberapa pelaku. Kepolisian harusnya melokalisir. Misalnya tanpa penonton. Kalau ada penonton, disiagakan saja. Razia ekstra ketat.” Momon khawatir pelarangan ini memperkuat stigma tidak aman pada setiap laga vs Persija Jakarta. Otomatis masyarakat menilai permusuhan suporter kedua tim sudah berurat dan berakar.

“Keur mah bermasalah, diperkuat stigma tidak akan aman. Ajak ngobrol dulu seluruh komponen. Jangan putus asa dialog dan berikan pencerahan. Kalau dihentikan tidak menyelesaikan masalah, malah berkumpulnya emosi, lalu meledak nanti.” Bobotoh.co.id/inilahkoran.com/ar

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.