Telepon Haratis WhatsApp. Operator Seluler Kumaha?

WA

CEO , Jan Koum di ajang Mobile World Congress dalam presentasinya Senin (24/2/2014) mengatakan bahwa layanan pesan instannya akan menyuguhkan layanan suara. Langkah tersebut diambil untuk bersaing dengan layananmessaginglain. Saat ini, layanan messaging lain seperti BlackBerry Messenger (BBM), Line, dan Skype telah memberikan layanan suara dalam aplikasi pesan instan mereka. Karena itu, WhatsApp merasa perlu memberikan layanan yang serupa untuk menarik minat pengguna.

Menurut Koum, seperti dikutip dari Cnet (24/2/2014), fitur telepon gratis dalam WhatsApp direncanakan akan meluncur pada kuartal kedua 2014. “Kami ingin agar orang-orang tetap bisa terhubung dengan teman dan orang kesayangan mereka dengan biaya yang murah,” ujar Koum. “Karena itu kami akan membawa layanan pesan suara di WhatsApp, kuartal dua tahun ini.”

Lalu apa diferensiasi layanan suara yang akan ditawarkan WhatsApp? Koum menjawab bahwa WhatsApp akan menawarkan bandwidth sekecil mungkin untuk mengantarkan data suara ini. “Fokus kami adalah kesederhanaan,” terang Koum.

Layanan WhatsApp Voice tersebut pertama-tama akan diperkenalkan di platform Android dan iPhone. Setelah itu, baru akan dibawa ke platform Windows Phone dan beberapa smartphone BlackBerry.

Dengan meluncurkan layanan suara, maka WhatsApp dianggap akan semakin  mengancam keberadaan operator seluler. Perusahaan riset teknologi, Ovum, merinci bahwa operator global diprediksi merugi 23 miliar dollar AS dalam bisnis SMS pada akhir 2012, karena pengguna kini lebih memilih layanan pesan instan.

Setelah SMS, kini komunikasi suara juga bakal terancam, pasalnya layanan suara dalam aplikasi instant messaging akan menggantikan telepon. Data suara kini bisa dialirkan melalui internet, tak lagi melalui jalur pita frekuensi milik operator. (.co.id/tekno.kompas.com/ar

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.