Ati-ati Maké Wi-Fi Haratis di Tempat Umum

243285_tanda-fasilitas-wi-fi-wifi-gratis-di-kota-new-york-as_663_382

Jangan sembarang gunakan fasilitas koneksi Internet nirkabel (wi-fi) gratis di tempat umum. Ini tidak baik bagi keamanan data gadget pengguna, karena gampang disusup peretas. Pasalnya sudah banyak terjadi peretasan melaui jaringan internet nirkabel itu. Serangan melalui jaringan ini disebutkan terus meningkat. Menurut BBC, peringatan serius ini disampaikan Pusat Kejahatan Siber Polisi Eropa (Europol). Disarankan, jika Anda ingin berbagi data personal atau data penting, sebaiknya menggunakan  jaringan yang telah aman dan terpercaya.

“Kami telah melihat peningkatan penyalahgunaan wifi, khususnya untuk pencurian informasi, identitas, password maupun uang dari pengguna yang menggunakan koneksi wifi publik yang tidak dilengkapi keamanan,” ujar Troels Oerting, Kepala Pusat Kejahatan Siber Europol.

Oerting mengatakan Polisi Eropa telah menangani beberapa kasus di negara Eropa yang terkait dengan serangan pada jaringan Wifi. Disebutkan peretas tidak menggunakan teknik baru. Penyerang bergantung pada pendekatan yang sangat baik dengan upaya menipu orang ke dalam koneksi hotspot yang sagat menyerupai hotspot di kafe, pub, restoran maupun titik publik lainnya. Peretas disebutkan mencuri data saat pengguna tengah berkomunikasi dengan bank, toko melalui situs atau saat pengguna tengah masuk ke situs media sosial. Saat lengah inilah, peretas mencuri data.

“Semua yang terkirim melalui Wifi secara potensial beresiko, ini adalah hal yang perlu kita perhatikan sebagai pengguna individu maupun sebagai polisi,” ujar dia.

Oerting mengatakan peringatan dalam transfer data dengan jaringan wifi muncul beberapa bulan setelah parlemen negara Eropa menonaktifkan sistem wifi publik mereka, menyusul temuan serangan man in the middle, serangan yang memanfaatkan kelemahan Internet Protocol.

Mantan Kepala Unit Kejahatan Siber Inggris, Charlie McMurdie mengatakan serangan pada jaringan wifi telah menelan korban bukan individual saja, perusahaan besarpun telah dirugikan atas serangan ini.  Menurutnya, perusahaan jadi korban karena tidak mengawasi hptspot nakal yang secara reguler berubah. McMurdie menambahkan kadang kala, peretas menggunakan hotspot untuk menargetkan individu tertentu, alih-alih untuk mendapatkan data publik.

“Ada kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran tentang kerentanan dan untuk melindungi diri sendiri, baik saat Anda bepergian maupun saat Anda berada di lokasi,” ujar McMurdie yang kini menjadi analis senior keamanan. (bobotoh.co.id/kompas.com/ayc)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.