Ku Téga Nya Aya Bangsat Orok di RSHS

RSHS-orok

Toni Manurung (26) sama sekali tak mengira, jika dokter perempuan berwajah hitam manis itu menculik bayinya. Toni sama sekali tidak menaruh curiga, terhadap wanita berkerudung itu. Pasalnya, gayanya bak seorang dokter profesional. “Sama sekali saya tak curiga. Gayanya dan bicaranya seperti dokter profesional. Bahasa Indonesianya juga fasih,” paparnya kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kamis (27/3/2014).

Saking percayanya, Toni pun tidak menyangka jika perempuan berperawakan agak gemuk, hitam manis, berwajah bulat dan berkecamata tersebut, punya niatan menculik anak keduanya yang diberi nama Valencia Manurung. Selain itu, dirinya juga tidak sempat memerhatikan ciri-ciri khusus yang dimiliki perempuan tersebut, baik itu logat bahasa maupun tanda khusus, seperti tahi lalat atau tanda lainnya.

“Tapi jika melihat mukanya saya hafal. Apalagi saat dicocokkan dengan rekaman CCTV yang ada di rumah sakit yang diperlihatkan pada saya,” ujarnya.

Toni meminta agar kepolisian memprioritaskan kasus penculikan anak keduanya, dan secepatnya bisa segera terungkap. Kepada pelaku, Toni berharap mau mengembalikan bayinya. Dia berjanji akan memaafkannya, tapi proses hukum tetap harus berjalan.

Disinggung mengenai kondisi istrinya Lasmaria Oru Manulang (25), menurutnya, kondisinya masih lemas dan trauma. Bahkan untuk jalan pun mesti dibantu.  Sebenarnya sih pihak rumah sakit sudah membolehkan istri saya pulang, namun istri saya tidak mau pulang sebelum bayi kami ditemukan. Saya sendiri maunya pulang, karena jika di sini terus sedih,” kata dia.

Sementara untuk biaya atas kejadian ini rumah sakit menggratiskannya. Bahkan, sekarang kamar sudah pindah ke kelas II yang tadinya di kelas III. Toni pun mengaku belum terpikir untuk menuntut pihak rumah sakit, yang ada dibenaknya sekarang hanyalah agar anaknya segera ditemukan dan kembali ke pangkuannya. (.co.id/inilahkoran/ar)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

2 thoughts on “Ku Téga Nya Aya Bangsat Orok di RSHS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.