Oom Bram, Pahlawan Bertopeng Dari Persib Bandung

budibram

Sosok Budhi Bram Rachman mungkin tak asing lagi di kalangan pada umumnya dan khususnya. Ya, sosok pria yang murah senyum ini kadung mencintai tim berjuluk .Beberapa kali Oom Bram memperjuangkan kelancaran partai kandang Persib, sampai ada yang menyebutnya “Pahlawan Bertopeng”. Boleh jadi lantaran wajahnya yang sering tertutup kumis, godég dan janggot.

Sejak tahun 2006, pria yang karib disapa Om Bram ini mengawali karir di PERSIB sebagai freelancer panitia pelaksana (Panpel). Dua tahun berikutnya, ia mulai terlibat langsung. Lalu pada tahun 2009, saat PERSIB tidak lagi bergantung pada Pemerintah Kota Bandung, ia dipercaya sebagai Sekretaris sekaligus General Coordinator (GC) PERSIB.

“Sebelum di PT Bermartabat (PT PBB), saya pernah bekerja di beberapa perusahaan. Saya juga pernah mengelola Persib Official Magazine selama tiga tahun,” kata Bram, Senin (24/3). Bram mengatakan, majalah yang pernah dikelolanya dinilai sebagai majalah resmi klub Indonesia Super League (ISL) 2014. Bahkan majalah tersebut sempat dijadikan contoh oleh PSSI.

“Selain mengelola majalah, saya juga aktif sebagai pengurus Viking Persib Club,” lanjut Bram.
Bram mengaku, selama menjadi Panpel memang banyak pahit manis yang dirasakannya. PERSIB yang selalu menjadi sorotan publik tidak jarang membuat Panpel menjadi sorotan pula. Terutama dari sisi kinerja saat menggelar pertandingan.

“Saya rasa itu menjadi tantangan tersendiri. Apalagi dalam pelaksanaannya selalu berhubungan dengan massa yang terdiri dari berbagai macam karakter. Saya banyak belajar dalam hal ini dan harus menyikapi semua secara bijak,” ucapnya.

Mengingat pekerjaannya membutuhkan kolektivitas dan solidaritas tinggi, Panpel PERSIB selalu terus berusaha untuk bekerja sama serta bahu membahu dalam menjalankan tugas. Tidak hanya di internal PT PBB, namun jalinan komunikasi dengan pihak kepolisian, TNI dan pemerintah serta pihak lainnya menjadi penunjang kesuksesan kinerja Panpel.

“Pengalaman menarik saat kedatangan puluhan ribu Bonek pada tahun 2010. Kami dari Panpel dan pihak lainnya sampai subuh masih bekerja. Saya rasa kerja sama yang baik itu menjadi bukti keseriusan Panpel dalam bekerja. Berkomunikasi dengan instansi terkait demi kenyamanan pertandingan terutama saat menjamu tim tamu.” (bobotoh.co.id/persib/ar)

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.