Bengal dan Keras Itu Ciri Khas Saya, Ferdinand

ferdinand_gol

Bengal dan keras merupakan dua karakter yang menempel pada sosok Ferdinand Sinaga. Tak jarang lantaran tingkah lakunya, emosi pemain lawan ikut terpancing yang berujung pada turunnya kartu kuning. Namun hingga memasuki pertandingan kesembilan Indonesia Super League (ISL) 2014, Ferdinand tak mengantongi satu buah kartu kuning sekalipun. Padahal, sang pengadil lapangan kerap meniupkan peluit lantaran aksi bengalnya.

Kendati begitu, bomber berkepala plontos ini tetaplah seorang pemain sepak bola yang tak bebas akan sanksi. Komdis PSSI pernah menjegal dirinya dengan larangan bermain di dua laga. Itu didapat lantaran ulahnya yang dianggap Komdis telah menghina wasit saat menjamu Semen Padang.

“Sepertinya enggak akan ada kartu kuning buat saya. Saya ingin bersih dari kartu kuning sampai putaran pertama ini selesai. Saya cuma tercoreng oleh larangan yang diberikan Komdis saja. Tetapi saya terima keputusan itu dengan lapang dada,” kata Ferdinand.

Ferdinand mengganggap hukuman tersebut sebagai motivasi dirinya guna membuktikan diri, bahwa dia merupakan pemain berkualitas yang tak hanya memiliki sifat bengal dan keras saja. Alhasil, pemain asal Bengkulu ini mampu membuktikannya ketika menjadi man of the match pada laga Gresik United beberapa waktu lalu dengan menyumbang dua buah gol kemenangan Maung Bandung skor akhir 1-4.

“Sanksi dari Komdis kemarin adalah motivasi buat saya. Karena larangan pertandingan itu bisa mengembalikan kondisi saya untuk tampil maksimal. Ciri khas saya tetap keras dan bengal di lapangan, tapi tetap dapat mengontrol,” jelas pemilik nomor punggung 17 ini. (bobotoh.co.id//ayc)

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.