Jufriyanto: Suporter PERSIB Kudu Bisa Leuwih Sportif

jufriyanto-bobotoh

 dibayang-bayangi sanksi sebagai buntut dari adanya oknum suporter yang menyalakan red flare dan kembang Api saat  menjamu Arema Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (13/4) lalu. Bukan tak mungkin bila Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memberi sanksi atas insiden tersebut. Apalagi, PSSI sendiri telah mengeluarkan peraturan yakni melarang menyalakan red flare dan kembang api selama pertandingan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.

Pemain bertahan PERSIB, Ahmad  pun cukup menyayangkan bila timnya harus mendapatkan sanksi karena ulah segelintir oknum yang belum dapat menjaga ketertiban. Padahal, menurut Jufriyanto, mayoritas saat ini telah dapat bersikap dewasa.

“Sebetulnya ketika lawan Semen Padang tidak ada apa-apa, padahal kita kalah dan saya pikir Bobotoh sudah dewasa. Mungkin ini di saat sebagian Bobotoh berusaha untuk belajar dewasa dan berbuat benar datang untuk dukung PERSIB, mungkin ada sebagian oknum,” ujarnya.

Pemain bernomor punggung 16 ini pun mengimbau, agar di pertandingan selanjutnya Bobotoh dapat saling mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Harapan ke depan apa pun yang terjadi, selama itu dilarang yang dapat mengundang sanksi dan dapat merugikan tim, mohon jangan dilakukan. Karena nanti yang dirugikan PERSIB, pertandingan tanpa penonton atau didenda. Sebagai suporter terbesar di Indonesia, kita harus bisa menunjukkan dukungan yang positif,” katanya. (bobobtoh.co.id/persib/ayc)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

2 thoughts on “Jufriyanto: Suporter PERSIB Kudu Bisa Leuwih Sportif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.