Minggu Tenang, Keukeuh Masang Atribut

kompanye

Meski sudah memasuki masa tenang jelang pencoblosan pada Legislatif 9 April mendatang, masih ada caleg yang nekat memasang atribut kampanye. Ketua Kota Cimahi Maman Suaman mengatakan, ada salah satu tim sukses caleg yang kedapatan sedang memasang atribut kampanye.

“Jenisnya semacam banner. Tapi sudah kita ingatkan dan langsung ditertibkan,” ungkap Maman di sekretariat Panwaslu Kota Cimahi, Senin (7/4/2014) sore. Dia menyesalkan ulah caleg ataupun tim suksesnya yang melanggar undang-undang Pemilu tersebut. Padahal, katanya, setiap caleg, pengurus parpol, dan tim sukses pasti sudah tahu tentang aturan tersebut.

“Tentunya sanksinya tidak main-main, karena sudah diatur dalam UU No 8 Tahun 2012 pasal 301 tentang pemilu,” ujar dia. Dalam UU tersebut dijelaskan, peserta pemilu yang kedapatan membagi-bagikan uang maupun barang kepada masyarakat baik dalam masa kampanye ataupun masa tenang terancam sanksi.

“Sanksinya dapat dipidana penjara sampai 4 tahun dan denda minimal Rp24 juta serta maksimal Rp48 juta,” tegas Maman. Sehari sebelumnya, sebanyak 130 personil yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Pendapatan Daerah, Panwaslu Kota Cimahi, TNI dan Polri, melakukan penertiban alat peraga kampanye parpol dan caleg.

“Dalam sehari penertiban, kami berhasil menurunkan lebih dari 6 ribu lembar APK yang tersebar di jalan protokol dan jalan pemukiman warga,” beber Ketua Divisi Humas, Hukum dan Hubungan Antar Lembaga, Yus Sutaryadi. (.co.id/inilahjabar/ar)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.