Ngarep Ngurangan Pelanggaran, Herrie Setyawan

Herrie-Setiawan

Asisten pelatih menilai perolehan kartu kuning dan merah menjelang akhir Indonesia Super league (ISL) musim 2014 Grup Barat putaran pertama tidak terlalu buruk. Menurutnya, 14 kartu kuning 1 kartu merah dalam delapan pertandingan tersebut masih dalam taraf yang wajar.Meskipun demikian, harapan untuk mengurangi pelanggaran yang berbuah kartu dinilai Herrie akan membuat kekhawatiran terhadap absennya pemain bisa berkurang.

“Saya pikir wajar dan tidak terlalu jelek. Kalau dibanding-bandingkan dengan zaman dulu saya pikir tidak bisa juga. Kita tetap harus berpikir ke depan,” kata Herrie di mes PERSIB, Jumat (25/4). Pria yang karib disapa Sir Jose ini lebih lanjut mengatakan, pemain sudah cukup paham tentang dampak dari perolehan kartu. Selain tidak dapat bertanding jika kena akumulasi, hal itu pun akan berdampak bagi karir sepak bola pemain.

“Tapi yang jelas, pemain pun tidak ingin peroleh kartu karena itu merugikan mereka. Mereka saya kira sudah mengetahui itu. Mereka pemain profesional di kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia,” lanjutnya.Sebaliknya, Herrie melihat statistik lain pada delapan pertandingan . Dengan perolehan 17 gol, enam kali kemenangan, satu kali seri dan kalah merupakan sebuah prestasi yang baik.

“Saya pribadi cukup puas dengan hasil sampai pertandingan terakhir kemarin. Kalau saat saya dulu, setiap pertandingan menargetkan tidak ciptakan kartu. Jumlah saat ini lebih sedikit dibanding dulu, kalau harus dibandingkan.” Bari imut (.co.id/persib/ar)

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.