Bobotohmotif: Satu Vespa Sejuta Sodarah

vespa

Perusahaan  Piaggio dibangun  di Genoa, Italia  Pada Tahun 1884 Oleh . Meski di ahkir Perang Dunia II pabriknya dibom, Piaggio diteruskeun oleh anaknya nyaeta . Sebagai pimpinan  proyeknya  dipercayakan kepada seorang insinyur  penerbangan  yang bernama  Corradino D’ascanio. 

Di tahun 1945  produk alternatif  diciptakan motor seri Mp5 (Moto Piaggio 5 ), tapi kurang sempurna dan banyak yang menyindir dengan kata   . Harap diingat, Paperino adalah sindiran sinis untuk tokoh Donald Duck (Bebek).

April 1946, muncul porototipenya yang kedua, diberi nama  Mp-6 (Moto Piaggio 6). Ketika diperlihatkan prototype ini, Enrico Piaggio,  berseru  Sambra Una   (Terlihat Seperti Tawon). Akhirnya dari seruan yang tidak sengaja itu, diputuskan bahwa kendaraan ini dinamakan Vespa (Tawon Dalam Bahasa Indonesia).

Vespa di Indonesia

“Demam Vespa” di Tanah Air sangat di pengaruhi oleh “Vespa Congo”. Vespa diberikan sebagai penghargaan oleh pemerintah Indonesia terhadap asukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang Bertugas di Kongo saat itu. Menurut beberapa sumber setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air.

Dan sampai sekarang Vespa tetap tidak luntur oleh jaman serta solidaritas yang begitu tinggi diperlihatkan oleh sesama pengguna Vespa,  khsususnya di Indonesia , dan sudah menjadi budaya di antaranya :

1. Tekan Klakson 2 (dua) kali …Tet Tet ….jika berpapasan dengan pengguna Vespa

lainnya.

2. Sifat Gotong Royong dan tolong menolong diperlihatkan oleh sesama penggua Vespa /

Scooterist ( Jika Mogok atau ada  kendala di jalan raya  akan ada yang bantu dari

Scooterist lainnya, dll )

3. Tidak membedakan suku, Ras, Agama, sosial ekonomi atau membedakan jenis Vespa

yang digunakan. SATU VESPA SEJUTA SODARAH. (bobotohmotif/ .id/ berbagai sumber/Joe)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.