Ngopi Heula Saacan Latihan, Made

made-jatnika

Bagi beberapa orang, kebiasaan meminum kopi dilakukan agar kembali berenergi. Penjaga gawang  pun melakukan kebiasaan minum kopi saat bersantai atau ketika menunggu waktu latihan bersama . Saat tiba di mes PERSIB, hal yang pertama dilakukannya adalah menyapa kepada semua pemain. Setelah masuk ke kamarnya, pemanas air pun langsung dihidupkan, sambil mempersiapkan keperluan latihan. Sosok yang ramah dan murah senyum ini pun menuangkan bubuk kopi instan.

“Kalau waktunya sempit menuju latihan, saya menunda minum kopi. Tapi, jika waktunya masih lama, saya selalu ngopi menjelang latihan,” kata ayah satu anak ini di mes PERSIB, Selasa (06/4).

Penjaga gawang asal Pulau Dewata ini pun mempunyai waktu yang dipandang ideal buat menikmati hangatnya kopi. Sebab, jika latihan akan mulai kurang dari satu jam, ngopi itu akan ditunda usai latihan atau saat santai setibanya di rumah. Made mengaku, rata-rata, ia meneguk dua gelas kopi dalam sehari, pagi dan sore. Meski demikian, dirinya enggan disebut maniak kopi. Baginya, kopi hanya saat santai saja. “Saya ngopi sesempatnya saja,” lanjutnya.

Seperti saat pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Ia menyesuaikan dengan keadaan di Spanyol. Sosok yang lahir pada 1 Desember 1981 itu hanya menikmati kopi pada pagi hari.

“Saya minum kopi di restoran pagi saja. Sore tidak bisa, karena tidak tersedia air panas. Tapi tidak apa-apa bukan sebuah keharusan juga ngopi itu,” kenangnya sambil tersenyum.

Kesenangan meminum kopi tersebut diakui Made karena lingkungan di keluarganya. Namun, meskipun besar di keluarga yang bekerja di pabrik kopi, ia jarang menikmati kopi hitam. Saat mengantar istrinya berbelanja pun, Made justru memilih kopi instan.

“Saat mengantar istri, kadang-kadang kami mampir di tempat ngopi. Kalau tidak sempat, di rumah bersama keluarga. Kalau kopi merek atau jenis khusus tidak ada,” jelasnya. (bobotoh.id/persib/ayc)

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.