Pemain Persib Kungsi Latihan Maké Oplét

emen-2

Kala Suwarman membela pada dekade 1960-an, tim belum seprofesional sekarang. Saat itu fasilitas tim seperti mess dan bus sangat memprihatinkan .

Bagi Emen, dia masih bersyukur Persib diketuai oleh petinggi tentara sehingga bisa mendapat kendaraan juga tempat tinggal militer. Sementara imbalan finansial bukanlah prioritas utama.  “Latihan naik oplet, kalau main ke mana-mana pakai bus tentara, zaman dulu ketua Persib tentara, kadang pakai kereta api kalau ke Surabaya. Kita ditampung juga di mess tentara Jalan Aceh di Kodiklat, nggak ada fasilitas karena kita hobi. Hanya uang saku saja kalau main, kalau nggak dikasih ya pulang main jalan kaki,” papar Emen.

Berlaga di era perserikatan, Emen pernah mencicipi bertandang ke Pulau Sumatera menggunakan kapal. Selama tiga hari dirinya beraktivitas di atas kapal sepanjang perjalanan dari Medan menuju Jakarta. Waktu panjang di perjalanan juga dirasakan Emen saat mendapat kesempatan menjajaki tim di luar negeri. Meski saat itu sudah menggunakan pesawat, namun teknologi yang berkembang belum secanggih zaman sekarang.

“Pernah pakai kapal dari Medan ke Jakarta tiga hari tiga malam, segalanya di situ, makan berak juga. Terus pakai kapal terbang elektra yang baling-balingnya empat kalau ke luar negeri. Dari Jakarta ke Hongkong sehari.” (.id/inilahkoran/ar)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.