Sabar, Sib. Si Éta Sok Mancing Emosi. Sujana

Sujana

Mantan pemain Persib era 90-an, Sujana optimistis tim Maung Bandung bisa tampil sebagai pemenang dalam “big match” melawan Jakarta, di partai penutup putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah barat, Kamis (8/5/2014).

Namun, kunci utama agar Persib bisa memenangkan pertandingan adalah para pemain Maung Bandung harus bisa bermain lebih sabar. Karena dia menilai, pertandingan nanti akan berlangsung ketat, lantaran kedua tim memiliki materi pemain yang hampir sama kuatnya.

“Kalau lihat Persib yakin bisa menang, asal sabar aja jangan terburu-buru. Intinya pemain Persib sekarang harus lebih sabar, jangan terpancing permainan lawan, materi 50:50 rame lah Persija sama Persib,” kata Sujana. Saat masih berstatus sebagai pemain, Sujana mengungkapkan, Persija acap kali sengaja memancing emosi pemain lawannya. Sehingga, lawan mainnya bisa mengikuti irama permainan tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

“Yang saya alami dulu pake emosi susah, biasanya Persija mancing-mancing emosi biar mengikuti ritme permainan dia. Biasanya kalau lawan persib, meski tim bawah, motivasinya pasti berlipat,” tambahnya. Sebagai gambaran, Sujana menilai permainan Persib saat melakoni laga derby melawan Pelita Bandung Raya (PBR) terlihat sangat terburu-buru. Sehingga, penggawa Maung Bandung tidak fokus dalam penyelesaian akhir.

Lebih jauh Sujana berpendapat di laga penentuan posisi dua klasemen sementara wilayah barat nanti akan ada duel emosi antara Ismet Sofyan yang dikenal olehnya sebagai pemain tengil, dengan Ferdinanad Sinaga yang juga cukup temperamental. “Kemarin kurang sabar dan terlalu neken, yang namanya tim itu harus diatasi. biasanya Ismet mainnya tengil, dari dulu dia mainnya gitu. Dia provokasi pemain, tapi nanti pasti rame sama Ferdinand karena dia juga emosinya tinggi, cuma jangan sampai merugikan tim aja,” ungkapnya.

Sementara itu, Sujana beranggapan jika absennya Muhammad Ridwan pasti akan memengaruhi permainan Persib. namun, dia yakin hal itu bisa segera teratasi karena pelatih Djadjang Nurdjaman memiliki stok pemain yang tak kalah kualitasnya untuk sektor kanan Maung Bandung.

“Absennya Ridwan pasti ada pengaruh, yang pas Atep sebenernya bisa, asal simpel aja mainnya. Memang skill individu harus ada untuk di depan, tapi jangan terlalu egois. Tantan juga bisa, kecepatannya ada.” (.id/inilahkoran/ar)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.