Saha Nu Bakal Jadi Juara La Liga Musim Ieu?

2100003

Atletico Madrid dan melanjutkan persaingan hingga laga terakhir. Istimewanya, laga itu melibatkan kedua klub. Catat tanggal mainnya: Sabtu, 17 Mei 2014. Catat pula tempat berlangsungnya: Stadion Nou Camp. Di sana, Atletico Madrid dan Barcelona bertemu untuk ketiga kalinya musim ini. Pertaruhan mereka, gelar juara La Liga.

Jarang-jarang ini terjadi. Sepanjang sejarah La Liga, ini kali ketiga klub yang berebut gelar juara bertemu di akhir musim. Dua sebelumnya, kebetulan juga melibatkan Atletico Madrid dan Barcelona. Di dua kesempatan itu, Atletico lebih beruntung. Peristiwa pertama terjadi pada musim 1945-46. Barcelona melawat ke kandang Sevilla di Les Corts pada partai ke-26 atau terakhir. Saat itu, Sevilla memiliki 35 poin, unggul satu angka dari Barca.

Partai tersebut dimenangkan Sevilla. Itulah pertama kali dan satu-satunya gelar La Liga yang direbut Sevilla. Lima tahun kemudian, Sevilla bersaing dengan Atletico Madrid sampai hari terakhir. Sebelum laga itu, Atletico unggul dua poin. Main di kandang sendiri, Atletico yang saat itu ditukangi Helenio Herrera, bermain imbang 1-1. Gelar pun jadi milik mereka.

Kini, situasi serupa terulang kembali. Atletico gagal memanfaatkan keuntungan main di kandang sendiri. Mereka nyaris kalah di tangan Malaga sebelum akhirnya bermain imbang 1-1, Minggu (11/5/2014). Saat yang sama, dominasi Barcelona pun tak mampu membongkar gawang tuan rumah Elche. Maka di Nou Camp, tempat pertarungan akhir pekan ini, Atletico datang dengan keunggulan tiga poin. Mereka hanya butuh hasil imbang untuk juara. Tapi, bila kalah, berapapun skornya, gelar berpindah ke Barcelona. Los Azulgrana punya selisih gol lebih baik.

Pelatih Atletico, Diego Pablo Simeone, menyebutkan peluang menghadapi Barcelona 50-50.

“Jika kami bilang perebutan posisi teratas La Liga ditentukan pada hari terakhir di Camp Nou dengan keunggulan kami tiga poin, tak satupun yang akan mempercayainya,” ujar pria Argentina itu. Maksudnya tentu, tak seorang pun yang menjagokan Atletico di awal musim.

Tata Martino, pelatih Barcelona, pun tak menduga hal ini terjadi. Setidaknya dalam dua pekan terakhir, saat performa Xavi dan kawan-kawan melorot. Dua pekan lalu, dia bahkan menyatakan peluang Barca relatif sudah habis. Beruntung, selama dua pekan terakhir itu pula, Atletico dan Real Madrid tak mampu memanfaatkan kondisi. Termasuk dalam laga terakhir. Real Madrid bahkan kalah 0-2 di kandang Celta Vigo yang sekaligus memupus peluangnya. Untuk itu, dia pun mengharapkan dukungan penuh publik Nou Camp pada pertandingan penentu itu.

Sudah pasti, dengan dukungan penonton, kami punya kesempatan merebut gelar juara,” katanya.

Peluang Barcelona sebenarnya akan lebih besar jika mereka mampu mengalahkan Elche. “Ini bukan hasil yang kami inginkan,” tambahnya.

Lalu, siapa bakal juara La Liga musim ini? Penentuannya ada di Nou Camp, akhir pekan ini. Sampai saat ini, bursa taruhan mengunggulkan Barcelona.  (.id/inilahkoran/ayc)

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.