Meksiko hadapi Belanda di 16 Besar

mexico vs kroatia

Kroasia dan Meksiko menjalani hidup mati di pertandingan terakhir Grup A yang di selenggarakan di Arena Pernambuco, Recife, Selasa (24/6). Pasalnya kedua tim harus saling sikut apabila ingin lolos ke pertarungan selanjutnya.

Di 15 menit pertama, kedua tim bermain cukup hati-hati dan disiplin tinggi. Sesekali Kroasia dan Meksiko memang melakukan serangan dengan tusuk-tusukan dan sesekali spekulasi tendangan jarak jauh. Tapi sama sekali belum bisa membuahkan hasil. Ditambah pertahanan Meksiko yang bisa dibilang menjadi salah satu yang terbaik. Sebabnya, Meksiko belum pernah merasakan kebobolan selama Piala Dunia 2014 ini.

Meksiko mendapat peluang pertama di menit 17. Melalui kerja sama Giovan dos Santos, Oribe Peralta dan Hector Herrera sebelum akhirnya bola ditembak ke pojok atas gawang yang mengenai mistar, membuat Kroasia sedikit terkejut. Sampai pertandingan babak pertama usai, Meksiko tampaknya sukses meredam motor permainan Kroasia, Ivan Rakitic dan Luka Modric, yang memang sangat menginginkan kemenangan pada pertandingan terakhir ini.

Babak kedua, jalannya pertandingan masih belum banyak berubah seperti babak kedua. Kroasia dan Meksiko masih kesulitan mencari ruang untuk mencetak gol. Walaupun sesekali Kroasia bisa merangsek ke jantung pertahanan Meksiko. Akan tetapi barisan lini belakang Meksiko masih tetap tangguh untuk ditembus.

Memasuki menit 65 Meksiko lebih mendominasi permainan. Peluang pertama tercipta terjadi saat tendangan keras Andres Guardardo mengenai tangan pemain bertahan Kroasia. Sayang wasit melihatnya bukan sebagai pelanggaran, dan hanya tendangan pojok. Dari tendangan pojok pun hampir tercipta gol, kalau saja bola yang ditendang langsung ke arah gawang tak bisa diselamatkan oleh Vedran Corluka.

Telur akhirnya terpecahkan juga di menit 72. Berawal dari tendangan pojok yang di arahkan ke kotak penalti Kroasia, sang kapten, Rafael Marquez,yang tak terkawal datang dari belakang dan memenangkan duel udara sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang. Meksiko sementara unggul 1-0.

Tiga menit kemudian Meksiko memperbesar keadaan. Berawal dari kerja sama apik Jose Vazquez kepada Herrera lalu kemudian di umpan dan dimanfaatkan dengan baik oleh Guardardo. Gol ini menjadi pemupus harapan bagi Kroasia untuk tampil di babak 16 besar. Ante Rebic hampir memperkecil kedudukan kalau saja tendangannya tak mampu di selamatkan pemain bertahan Meksiko. padahal kiper Meksiko Ochoa sudah tak bisa menghalaunya lagi.

Belum puas, El Tri kembali menambah keunggulan. Kali ini giliran penyerang Manchester United, Javier Hernandez. Berawal dari sepak pojok bola yang disundul Marquez ternyata tak tepat mengarah ke gawang, namun Chicharito berhasil menyambarnya dan menjadikan sebuah gol pada menit 82. Kroasia sempat memperkecil keadaan melalui Ivan Perisic yang mampi bekerja sama dengan baik dengan Ivan Rakitic tiga menit jelang bubar, Gol Perisic juga sekaligus menjadi gol pertama yang masuk ke gawang Meksiko.

Sampai pertandingan usai. Meksiko tetap unggul 3-1. Dengan hasil ini Meksiko lolos sebagai runner up, karena di pertandingan lain, Brasil juga menang atas Kamerun dengan skor 4-1. Di babak selanjutnya Meksiko bakal bertemu dengan juara Grup B, Belanda.

Susunan pemain

Kroasia (4-2-3-1): Stipe Pletikosa, Darijo Srna (k), Vedran Corluka, Dejan Lovren, Sime Vrsaljko (Mateo Kovacic 58′), Ivan Rakitic, Danijel Pranjic (Nikica Jelavic 74′), Ivan Perisic, Luka Modric, Ivica Olic (Ante Rebic 69′), Mario Mandzukic.
Pelatih: Niko Kovac.

Meksiko (4-1-4-1): Guillermo Ochoa, Francisco Rodriguez, Rafael Marquez (k), Hector Moreno, Paul Aguilar, Miguel Layun, Jose Juan Vazquez, Hector Herrera, Andres Guardado (Marco Fabian 84′), Giovani dos Santos (Javier Hernandez 62′), Oribe Peralta (Carlos Pena 79′).
Pelatih: Miguel Herrera. (.id/merdeka.com/ayc)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.