Terbiasa Jalan Mundur, Malah Lupa Cara Berjalan Maju

Jalan Mundur04

Sudah kodratnya sebagai manusia untuk berjalan dengan cara maju, bukan seperti hewan undur-undur. Meski demikian, ternyata ada orang yang berada di luar kodrat, karena dirinya berjalan mundur. Apa yang menyebabkannya berjalan mundur?

Seorang pria di bernama Mani Manithan mengaku lupa caranya berjalan maju ke depan, dan mengaku telah berjalan mundur sejak tahun 1989. Dilansir Daily Mail, Jumat (6/6/2014), mulanya Mani berjalan mundur pada tahun tersebut untuk aksi mendukung perdamaian, karena saat itu India memang sedang dilanda kekerasan. Sejak saat itu, dirinya menjadi terbiasa berjalan mundur, hingga akhirnya menjadi kehidupan sehari-harinya. Mani mengatakan kalau jalan mundur tidak mengganggu kehidupannya sehari-hari. Mani pun bisa jalan, naik tangga, menyeberang dan kegiatan lainnya dengan cara mundur.

Terbiasa jalan mundur, kini Mani harus kembali belajar berjalan maju. Mani mengaku harus belajar keras untuk jalan maju layaknya orang normal. Pria yang tinggal di distrik Tiruppatur, Tamil Nadu, ini juga mengatakan tak akan berhenti berjalan mundur hingga tercapai perdamaian dunia.

“Berjalan maju sangat menguras pikiran saya. Saya lupa melakukannya. Saya sudah nyaman seperti ini,” tutur Mani yang bekerja sebagai penjaga toko ponsel ini. “Kehidupanku penuh rintangan, pengorbanan, usaha dan protes jadi aku tidak punya masalah untuk tetap terus berjalan mundur hingga tercapai perdamaian dunia.”

Jika Anda pikir berjalan mundur sudah cukup aneh, tahan dulu pikiran Anda. Aksi berjaan mundur yang dilakukan Mani justru lebih ekstrem lagi. Aksi pertama Mani berjalan mundur adalah melakukannya dalam keadaan bugil sejauh 482 km dari kampung halamannya, Chennai. Bisa dibayangkan betapa hebohnya masyarakat sekitar melihat kelakuan Mani itu. Meski demikian, tujuan Mani melakukan jalan mundur itu hanya satu, yaitu terciptanya perdamaian dunia. (bobotoh.id/vivanewsforum/AH)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.