Tony Aprilani Membantah Tidak Membela Persib

Toni-Apriliani

Mantan Ketua Pengda PSSI Jabar Tony Aprilani yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Keuangan PSSI, membantah dirinya tidak membela kepentingan Bandung di PSSI.

Hal itu menyusul seringnya Persib dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI. Terakhir, striker Persib, Ferdinand Sinaga dijatuhi denda Rp 75 juta.

“Sejauh klub itu ikuti regulasi, saya kira klub manapun tidak akan kena sanksi. Dan sejauh ini, saya selalu membela kepentingan Persib karena bagaimanapun juga, Persib ini klub di kota tempat kelahiran saya,” ujar Tony Rabu (4/6). Ia mencontohkan, di ajang Pilkada Kota Bandung, Persib terancam sanksi AFC dan Komdis PSSI karena keterlibatannya dalam politik praktis, dengan melibatkan sejumlah pemain dalam kampanye.

“Tapi saya bela kepentingan Persib. Persib tidak kena denda dan itu mereka enggak sadari. Lalu saat Persib terancam terpecah, saya sering koar-koar jangan sampai Persib terpecah jadi dua, seperti yang terjadi pada Persija dan Persebaya,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam rapat-rapat Komdis PSSI, pihaknya selalu dilibatkan dalam pembahasan tersebut. Termasuk, saat membahas sanksi untuk Persib.

“Persib disanksi itu kembali lagi ke manajemen. Lagipula tidak hanya Persib yang kena denda. La Nyalla Matalati selaku pemilik klub Persebaya juga dia bisa fair ketika klubnya disanksi dan dikurangi poin,” katanya. Manajemen juga harus berkaca mengapa timnya disanksi.

“Menurut hemat saya, manajemen harus membuka komunikasi dengan baik kepada semua suporter dan semua stake holder sepakbola di Jabar. Jangan mengeklusifkan diri, seperti misalnya saja selama saya di PSSI Jabar, mereka kurang menjalin komunikasi,” kata dia.

Tidak hanya itu, Tony juga berdalih dirinya membela mati-matian kiper PSAP Sigli, Agus Rochman yang terlibat dalam kematian striker Persiraja, Akli Fairuz.

“Agus Rochman ini pemain asal Jabar. Dia awalnya mau dijatuhi sanksi seumur hidup. Tapi saya bela dan saya bersyukur, sanksinya percobaan satu tahun,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan dirinya tetap akan selalu membela kepentingan Persib di PSSI, selama Persib mengikuti regulasi.

“Saya moal poho ka Persib. Saya pasti membela Persib selama Persib mengikuti regulasi, membangun character building para pemainnya,” ujar Tony.

Sebelumnya, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat M Farhan ketika ditanya mengenai seringa Komdis PSSI menjatuhi sanksi untuk Persib, Farhan menilai Persib tidak memiliki orang yang bisa mewakili kepentingan Persib di PSSI.

“Kami enggak punya perwakilan untuk mengkomunikasikan kepentingan Persib di PSSI. Awalnya kami berharap pada pak Rachmat Yassin selaku ketua PSSI Jabar. Namun sayangnya beliau ada masalah dengan KPK.”  (.id/tribunnews/foto:sindo/ar)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.