Hariono Katipu (?)

haryono-pr

, pemain hadir dipersidangan di Pengadilan Negeri Bandung untuk menjadi saksi dalam perkara penipuan, Kamis (3/7/2014). Dalam kesaksiannya Hariono mengaku telah ditipu oleh terdakwa Anada Weyanshah dengan kerugian Rp 3,5 miliar.

Di depan persidangan yang dipimpin Hakim Janverson Sinaga, saksi Hariono menjelaskan bahwa pada tahun 2010 lalu dia bertemu dengan terdakwa Anada yang mengaku General Manajer PT KS Widya Utama di Jalan Juanda (Dago). Kemudian atas akal bulus Anada, pemain Persib ini mau menyerahkan uang Rp 300 juta.

Tidak hanya itu, gaji Hariono tiap bulan pun dikasihkannya. “ATM, buku tabungan untuk gaji saya dan nomor PIN saya dikasihkan ke dia,” ujar Hariono dalam kesaksiannya.

Hariono sendiri mengaku tiap bulan digaji Rp 50 juta oleh persib, sehingga uang gaji tersebut diambil terdakwa. “Kurun waktu hampir empat tahun gaji saya diambil dia,” ungkapnya.

Hakim pun sempat heran, kenapa Hariono sampai rela mengasihkan ATM dan no PIN.

Sementara terdakwa Anada mengaku kepada Hariono menjanjikan akan menjodohkan anak bosnya ke Hariono. Selain itu, akan membaliknamakan perusahaan bosnya ke Hariono.

Terdakwa Anada saat ditanya jaksa Lia Pratiwi mengakui perbuatannya. Bahkan uang yang diambil dari ATM Hariono tersebut dipakai untuk pergi ke karaoke, biaya hidup sehari-hari dan juga biaya kawin. Terdakwa sendiri diancam pasal 372 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. (.id.pikiran-rakyat/ar)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.