MENJADI IMAM TARAWEH DI NEW YORK | Terkejut, Tapi Mempersiapkan Yang Terbaik.

Bisa pergi belahan dunia yang jaraknya begitu jauh dari Tanah Air tidak pernah terbayangkan oleh dua orang santri asal Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Quran, Ketapang, Tangerang ini. Apalagi misi kepergian mereka sana untuk kebaikan.

Afif Okjil dan Syafril Mude berkesempatan untuk pergi ke New York, AS. Mereka ditunjuk untuk menjadi imam masjid di sana.  Afif sempat terkejut saat namanya diberitahu akan diberangkatkan ke Amerika.

“Awalnya sempat tidak percaya dengan penunjukan ini. Namun, kini saya dan Syafril tengah menyiapkan mental dan terus mengulang hafalan agar bisa menjalankan tugas ini dengan baik,” ujar Afif.

Meski mengaku tidak ada persiapan khusus, keduanya getol belajar bahasa Inggris dari buku-buku yang ada. Afif dan Syahril akan berusaha memberikan yang terbaik untuk dakwah ini. “Sebagai bekal komunikasi di sana” ujar Afif.

10fc7f36-8649-4a77-9f72-3826a81566b8_169Sementara itu pengasuh Ponpes Daarul Quran, Slamet Ibnu Syam menambahkan dua santri ini baru saja menjalani wisuda kelulusan. Mereka terpilih selain memiliki hafalan 30 juz juga dianggap sebagai dua santri terbaik.

“Setelah melihat kualifikasi yang dibutuhkan, kedua santri ini kami anggap sanggup untuk menjalankan tugas ini,” ujar Slamet.

Awal mula Afif dan Syafril bisa terpilih menjadi relawan imam tarawih di New York kerena seiring dengan meningkatnya jumlah muslim di Amerika, kebutuhan akan imam masjid makin terasa dibutuhkan.

Kebutuhan akan imam masjid terasa saat datangnya bulan ramadan. Hal inilah  yang membuat pengelola masjid mendatangkan relawan dari negara lain.

Relawan yang didatangkan biasanya para santri penghafal Alquran. Santri-santri dari sering mendapatkan panggilan untuk menjadi relawan memimpin salat tarawih atau lainnya. Tahun ini dua santri asal Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Quran terpilih untuk memimpin salat taraweh di New York. (Bbth-HP/Detiknews)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.