ROLLS ROYCE JADI ALAT PENGUMPUL SAMPAH | Gara-gara dicuekin ku sales

324354_rolls-royce_663_382Alkisah Raja sthan, India yang bernama Jai Singh keur berjalan-jalan di London dan melihat sebuah showroom mobil mewah Rolls Royce. Sales di showroom tersebut sama sekali tidak ada yang memperdulikannya, bahkan dia diperlakukan diskriminatif sebagai orang India biasa.

Akhirnya, Raja Jai Singh kembali ke hotel dan meminta pelayannya untuk menghubungi showroom tersebut dan  bilang kalau ada raja India tertarik untuk membeli 6 unit mobil mewah tersebut. Raja Jai Singh pun kembali datang ke showroom tersebut dan melihat showroom itu telah dihias dan dipasang karpet merah untuk menyambut kedatangannya, para sales showroom itu pun sudah berbaris rapih untuk melayaninya.

Kemudian, dengan ongkos pengirimannya ke India, Jai Singh memerintahkan aparatnya untuk memasang alat kebersihan di mobil-mobil tersebut dan meminta mereka mengumpulkan sampah di seluruh kota dengan menggunakan mobil itu.

Berita pun menyebar ka seluruh dunia, dan seluruh bangsawan nu menggunakan  Rolls Royce langsung merasa malu. Karena di India mobil nu sama digunakan keur mengambil sampah. Reputasi Rolls Royce di seluruh dunia pun langsung jatuh dan tidak dianggap mobil mewah lagi.

Perusahaan Rolls Royce pun mencari tahu penyebabnya dan mereka menyadari kekeliruan yang telah dilakukan oleh sales-sales mereka. Akhirnya, perusahaan mobil mewah itu mengirimkan telegram permohonan maaf kepada Jai singh dan memintanya untuk berhenti menggunakan mobil mewah itu sebagai mobil pengangkut sampah. Perusahaan itu juga memberikan 6 mobil mewah Rolls Royce secara gratis kepada Jai Singh sebagai kompensasi permohonan maafnya.

Sang raja pun menerima maaf tersebut dan berhenti menggunakan Rolls Royce sebagai mobil pengumpul sampah. (.id/HP/Viva.co.id)

 

 

 

 

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.