APAKAH INI MAKNA KEMERDEKAAN ? | Ceuk La nyalla soal pembekukan

merdekaMERDEKA !!! Tepat tanggal 17 Agustus 2015, Republik Indonesia mengrayakan hari kemerdekaan ka-70. Sayangnya, kemerdekaan itu belum bisa dirasakan di sejumlah bidang, termasuk olahraga .

Dalam isi Pembukaan Undang-Undang Dasar menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak dari seluruh masyarakat Indonesia. Namun, kemerdekaan itulah yang tidak bisa dirasakan masyarakat sepak bola Indonesia.

Sejak bulan Mei lalu, kegiatan sepak bola Indonesia terhenti menyusul dibekukannya induk sepak bola Indonesia, Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), oleh Menpora dengan keluarnya SK Pembekuan nomor 01307.

Imbasnya, ribuan insan sepak bola nasional mulai dari pemain, pelatih, wasit hingga para supporter kehilangan hak konstitusionalnya. Ada yang kehilangan hak ekonominya akibat lapangan pekerjaan mereka di dunia sepak bola tidak lagi menghasilkan pundi-pundi Rupiah.

“Hakekat merdeka adalah berdaulat dan dapat melakukan aktivitas tanpa belenggu dari pihak lain, baik di dalam negeri dan di kancah internasional,” ujar Presiden PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti di Jakarta, Minggu (16/8) malam.

Kondisi sepak bola nasional semakin terbebani dengan turunnya sanksi dari FIFA yang menyebabkan Indonesia dilarang ikut serta dalam kompetisi tingkat regional maupun internasional.

“Apakah ini makna kemerdekaan? Ketika kita kehilangan hak berekspresi dan hak ekonomi?” tanya La Nyalla seraya mempersilakan masyarakat sepakbola Indonesia yang menilai. – (.id/HP/inilah.com)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.