BERHARAP DAPAT PELAJARAN BERHARGA DARI PSGC | Lawan yang sepadan !

ddjanurDi uji coba nu kagenep menglawan PSGC Ciamis di Stadion Galuh, Ciamis, Rabu (19/8) sore nanti, skuad Bandung sangat serius menguji kakuatan menjelang Turnamen Piala Presiden 2015.

Dari lima pertemuan sebelumnya, Persib meraih empat kali kemenangan dan sekali hasil imbang. Meski begitu, pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman ogah jemawa mengingat tim berjuluk Laskar Ciung Wanara ini baru saja membuktikan kelasnya setelah menumbangkan PSAD dengan skor telak 6-0. Sementara Persib hanya mampu mengalahkan PSAD dengan skor 1-0.

Selain itu, PSGC sendiri baru saja menambah kekuatan dengan mendatangkan beberapa pemain anyar yang telah malang melintang di persepakbolaan tanah air. Di antaranya, Osas Saha, Moris Power dan yang teranyar adalah mendatangkan eks kiper Barito Putra, Barep Wahyudi.‎

Namun Djanur tak memikirkan materi lawan. Sebab, laga uji coba nanti hanya akan dijadikan ukuran sebagaimana perkembangan tim yang baru dua pekan berlatih itu.

“Yang pasti, menghadapi PSGC merupakan sebuah rangkaian persiapan kita sebelum ikut di Piala Presiden. Apalagi mereka (PSGC) juga ikut di Turnamen Piala Presiden. Tapi yang lebih saya pikirkan karena mereka merupakan lawan yang sepadan,”tuturnya.‎

Djanur berharap di laga uji coba nanti pasukannya mendapatkan pelajaran berharga. Sehingga target juara di Turnamen Piala Presiden 2015 dapat tercapai.”Uji coba ini merupakan sebuah ujian bagi semua pemain. Dan kita akan semakin tahu, sudah sejauh mana kekuatan kita,” tegasnya.

‎Rencananya, Djanur akan menurunkan seluruh skuat andalannya, termasuk Zulham Malik Zamrun yang baru saja didatangkan Persipura Jayapura. “Pada intinya, pertandingan lawan PSGC selalu rame. Apalagi kita juga sering bertemu. Karena itu saya berharap tim mendapatkan hikmah uji coba ini,” harapnya. (.id/HP/sindonews.com)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.