DIHAJAR CITY, MOU SEGERA NYARI BEK ANYAR ! Terry terlalu lambat

mouKekalahan telak dari Manchester City membuat Jose Mourinho segera berbenah. Pelatih berkebangsaan Portugal itu mengaku segera mendatangkan bek baru keur memperkuat pertahanan Chelsea. Eden Hazard dkk teu mampu berbicara banyak saat bertandang ke markas Manchester City, Etihad Stadium, pada laga kedua Liga Premier Inggris musim 2015 – 2016, Minggu (16/8/2015) malam WIB. The Blues tumbang 0-3.

Sergio Aguero membawa City unggul 1-0 di babak pertama melalui golnya pada menit ke-31. Dua gol tambahan disarangkan Manchester Biru pada paruh selanjutnya, masing-masing melalui aksi Vincent Kompany dan Fernandinho.

Jose Mourinho mengambil keputusan mengejutkan pada saat jeda babak pertama. The Special One menarik John Terry dan memasukkan bek muda Kurt Zouma. Ini menandai kali pertama Terry digantikan sejak April 2013 pada laga Liga Premier Inggris.

Seusai laga, Mou membeberkan alasan dibalik pengambilan keputusan mengejutkannya itu. Menurutnya, Terry sengaja ia ganti karena terlalu lambat. Mou juga merasa kurang puas dengan kinerja lini pertahanan timnya pada laga ini.

“Pertahanan? Saya rasa pertahanan kami sangat buruk di babak pertama. Itu jelas terlihat. Kami harus segera melakukan pembenahan. Mungkin, kami harus mendatangkan bek baru,” ungkap Mourinho seperti dilansir Sky Sports.

Melalui situs resminya, The Blues mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan FC Augusburg untuk transfer Abdul Baba Rahman. Pemain muda asal Ghana itu rencananya resmi diperkenalkan pada Senin (17/8/2015).

“Dia adalah bek kiri dan itu sangat penting bagi kami. Cesar Azpilicueta bisa berkompetisi dengan Branislav Ivanovic untuk posisi bek kanan,” sambung Mourinho.

“Pemain ini bisa menggantikan Filipe Luis dan membawa keseimbangan dalam skuat. Dia adalah pemain yang kami inginkan bagi keseimbangan tim,” Mourinho mengakhiri percakapan. (.id/HP/.com)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.