DOOR..LIMA KALI TEMBAKAN | Lima jambret terkapar

tembakKepolisian Resort Kota Besar melalui unit Reserse Jatanras (kejahatan dab kekerasan), berhasil mengringkus 5 pelaku Jambret yang dominan melakukan tindak kajahatan di Fly Over Pasoepati Kota .

Kalima pelaku diketahui sering menglakukan penjambretan dan juga pencurian disertai kekerasan pada pengendara motor di fly over Pasoepati Kota Bandung. Karena menglakukan perlawanan saat akan ditangkap oleh petugas 3 orang pelaku akhirnya dilumpuhkan timah panas petugas di bagian kaki.

Hal tersebut diungkapkan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Riomano Yoyol kepada wartawan di Mapolrestabes, Jalan Jawa Kota Bandung Jumat siang (7/8/2015).

Dirinya mengatakan, 2 bulan terakhir ini kejahatan jambret marak di Kota Bandung, setelah dilakukan pengembangan ternyata kawasan  fly over yang dianggap aman ternyata menjadi titik operasi para jambret ini.

Dirinya menjeleskan, modus dari pelaku yaitu penjambretan tas pinggang . Pelaku tidak memilih target, yang penting ada waktu lengah dan kosong mereka melancarkan aksinya.

“Para pelaku tidak mematok korban, siapa saja yang membawa tas pasti akan di jambret, mereka biasa beroperasi pukul 04.00 WIB dini hari,” bebernya.

Selanjutnya dirinya menerangkan, dari kelompok jambret ini dua pelaku adalah residivis yang sudah berulang kali melakukan aksi yang sama, cara melakukan penjambretan yaitu dengan memepet motor korban dan merampas barang berharga milik korban secara paksa.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa sejumlah motor berbagai merek, handphone berbagai merek dan sejumlah senjata tajam seperti parang dan pisau.

Hingga berita ini di turunkan, keempat pelaku mendekam dibalik jeruji besi mapolrestabes Bandung, para pelaku diganjar Pasal 365 KUHP, mengenai pencurian disertai kekerasan dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.