ELLY..ELLY…ELLY ! TERIAKAN ITU BEGITU MEMBAHANA | Tengelam ditelan zaman

elyMERDEKA !!! Elly… Elly… Elly! Teriakan itu begitu membahana di pertengahan 1980an. Dari orang tua sampai anak-anak mengidolakan sosok Elyas ‘Elly’ Pical, juara dunia tinju pertama dari Bumi Pertiwi.

Ya, saat itu, publik Tanah Air begitu terhipnotis oleh Elly. Semua dilanda euforia dan demam Elly Pical. Bahkan, anak-anak banyak yang ingin menjadi petinju.

Tiap kali Elly manggung di ring, denyut nadi kehidupan di Tanah Air seolah berhenti. Pusat perhatian beralih ke layar kaca di rumah-rumah, dari tingkat RT sampai kelurahan. Meski kadang ‘kotak ajaib’ bernama tivi itu masih berlayar kaca hitam putih.

Itulah fenomena Elyas Pical, pahlawan tinju nasional yang masih terngiang sampai kini. Pesonanya masih hidup di relung sanubari pecinta olahraga tanah air.

Usai kekalahan dari Juan Polo, kehidupan suram legenda tinju Indonesia itu dimulai. Tidak memiliki tingkat pendidikan tinggi, membuat Elly kesulitan mencari pekerjaan layak. Berbagai profesi pernah ia jalani demi menyambung hidup, salah satunya menjadi tenaga keamanan di salah satu diskotek di Jakarta kala itu.

Namanya semakin tenggelam dan jadi cibiran, kala ia divonis 7 bulan penjara akibat tersandung kasus transaksi narkoba pada 2005. Beruntung baginya, Agum Gumelar yang kala itu menjabat Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), menjadi ‘penyelamat’ dengan menerima Elly bekerja sebagai stafnya.

Hingga saat ini, Elly masih menekuni profesi sebagai staf di KONI. Tiap hari, ia datang ke kantor di kawasan elite itu hanya dengan naik bus.

Di usia yang sudah tak muda lagi, legenda tinju Indonesia ini hanya mampu hidup pas-pasan. Namanya seakan tenggelam ditelan zaman. Ia pun bahkan sudah sulit untuk mengingat apa yang sudah pernah diraih, saat masih berada di masa emasnya. (.id/HP/viva.co.id)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.