KETIKA NASKAH PROKLAMASI DIKETIK | Menu sahur nya adalah Nasi Goreng

proklamasiJumat 17 Agustus 1945 dini hari. Sukarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Subardjo menyusun teks proklamasi di ruang makan, rumah Laksamana Tadashi Muda Maeda. Rumah itu kini menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi.

Ya, di rumah perwira Angkatan Laut Jepang itu, Sukarno, Hatta, Subardjo beserta puluhan orang lain dari kalangan pemuda, aktivis nasionalis, dan Anggota‎ Panitia Persiapan Kemerdekaan (PPKI) berkumpul. Saat itu, hari ke-8 pada bulan Ramadan.

Pemandu Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Ari Suriyanto‎, mengatakan, Sukarno, Hatta, Subardjo memulai perumusan di ruang makan rumah Maeda sekitar pukul 02.00. Sementara mereke bertiga memeras otak memikirkan kata demi kata, puluhan pemuda dan anggota PPKI berhimpun di ruang depan rumah Maeda.

Sekitar pukul 04.00 pagi, naskah itu kelar dirumuskan. Sukarno kemudian membacakan naskah itu ke para hadirin di ruang depan. Pelan-pelan, berulang-ulang. Dua kali Sukarno menanyakan ke para hadirin yang dijawab dua kali kor kata setuju.

Setelah itu, naskah kemudian diketik Sayuti Melik atas perintah Sukarno. Kelar diketik, naskah itu lalu disahkan dengan penandatanganan Sukarno dan Hatta sebagai atas nama rakyat Indonesia.

‎Di sela-sela itu, seluruh hadirin yang beragama Islam tetap menjalankan makan sahur. “Mereka yang muslim tetap menjalankan puasa. Mereka tetap makan sahur di rumah Maeda,” ujar Ari.

Menurut Ari, menu santap sahur pada pagi buta itu adalah nasi goreng. Nasi goreng itu dimasak Satzuki Mishima. Ia adalah asisten di rumah Maeda dan satu-satunya wanita pada malam itu. Mishima juga yang meminjam mesin tik menyalin ulang naskah proklamasi.

Dalam buku Sekitar Proklamasi, Hatta menulis bahwa dia tidak lupa untuk makan sahur. “Waktu itu bulan puasa. Sebelum pulang saya masih dapat makan sahur di rumah Admiral Mayeda,” ujar Hatta. (.id/HP/Liputan6.com)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.