RIDWAN KAMIL : KAMPANYE SEHARI TANPA NASI | Merubah kultur mulai sekolah

kamilpWali Kota Ridwan Kamil mengluncurkan program kampanye sehari tanpa nasi atau ‘one day no rice’ nu  diberlakukeun setiap hari Senin. Program kampanye ini merupakan salah satu upaya keur mengrubah kultur pangan masyarakat ditengah kondisi produksi beras nu kian menipis.

Poinnya merubah kultur, mengubah kultur itu susah, makanya kita mulai imbau ke anak-anak sekolah karena anak sekolah masih bisa dididik, mereka masih mencari nilai kehidupan. Kita tidak mungkin berpikir stabilitas bahan pangan ini akan selalu aman dalam jangka panjang,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Emil ini.

Emil juga menambahkan jika dipilihnya hari Senin sebagai hari berlangsungnya program ‘one day no rice’ ini juga untuk mengombinasikannya dengan pendidikan agamis.

“Dipilih hari Senin karena mengombinasikan dengan pendidikan karakter berbasis agamis, yaitu kegiatan yang menguatkan keibadahan puasa Senin Kamis,” kata Emil.

Untuk merubah kultur tersebut, Emil menghimbau anak-anak sekolah di Kota Bandung untuk menjalankan program ‘one day no rice’ ini. Karena menurutnya suatu perubahan kultur membutuhkan waktu yang panjang.

“Mengubah kultur itu eksperimen buat saya, tidak bisa dihitung setahun dua tahun makannya investasinya ke anak-anak bukan ke orang dewasa,” jelasnya.

Emil juga sudah memberikan arahan kepada sekolah-sekolah di Kota Bandung untuk tidak menjual makanan berbahan pokok beras di kantinnya.

“Tadi sudah saya sampaikan, memberi arahan langsung kepada sekolah-sekolah agar setiap hari senin, kantin-nya tidak berjualan makanan dari bahan baku nasi,” ucap Emil.

Meskipun ditekankan kepada anak sekolah, Emil juga menghimbau kepada masyarakat lainnya untuk mulai membiasakan mengonsumsi bahan pangan pengganti beras, seperti jagung, ubi, atau singkong. Saat ini program ‘one day no rice’ masih dalam tahap kampanye. Pemkot Bandung berencana untuk melakukan sosialisasi kampanye tersebut ke restoran dan rumah makan di Bandung.

“Tahun pertama, full kampanye mungkin tahun berikutnya kita giring ke restoran, supaya hari senin restoran yang ada di Bandung menyediakan menu yang terbuat dari bahan pengganti beras sehingga orang yang terbiasa mempunyai pilihan tanpa mengurangi kebiasaan makan,” tutup Emil. (.id/HP/infobandung.co.id)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.