SULIT MENGDATANGKAN VUJOVIC, DJANUR OTAK-ATIK BEK | Siapkan Toni Sucipto

vujovicc Bandung,   Nurdjaman mengatakan pihaknya masih kasulitan keur mengdatangkan lagi bek asal Montenegro, Vladimir Vujovic. “Kalau Vujovic belum, karena dia kan ada kaitan sama manajemen. Itu terkait sama fasilitas. Saya takut manajemen tidak siap kasih fasilitas. Apalagi kontrak yang lama kan sudah diselesaikan. Kalau Spaso (Ilija Spasojevic) kan tidak banyak diberi (fasilitas) ini-itu, tapi dianya mau,” ungkap asal Majalengka.

Untuk menambal lubang yang ada sementara, Janur menunjuk Tony Sucipto sebagai bek tengah melapis duet Ahmad Jufriyanto dan Abdul Rahman. Seperti ketika melawan PSGC, yang biasanya diplot sebagai bek kiri itu menjelma menjadi stoper tangguh. Dan menurutnya, Tony punya kapasitas guna menjadi benteng terakhir sebelum lawan berhadapan dengan I Made Wirawan.

“Memang itu kan jadi perhatian saya, sebelum datang bek asing ingin melakukan rotasi pemain. Tony pernah main di situ dan punya kemampuan,” ungkapnya.

Pelatih berusia 57 tahun itu mengakui bahwa posisi terbaik bagi Tony adalah sebagai gelandang bertahan seperti yang dia peragakan di Sriwijaya FC bersama Rahmad Darmawan. Namun kondisi yang ada memaksa Persib menjadikan pemain asal Surabaya itu sebagai bek tengah.

“Tapi sebenarnya best posisi dia itu kan sebenanrnya gelandang bertahan. Kemungkinan kita akan terus utak-atik di posisi itu,” pungkasnya. (.id/HP/infobandung.co.id)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.