UJI COBA SELANJUTNYA MENGLAWAN PSGC | Sama-sama ikut Piala Presiden

psgcSetelah bertajuk duel di laga juara, Bandung siap menggelar uji coba lagi untuk memanaskan mesin perang sebelum bertarung di laga sesungguhnya, di Piala Presiden. Beres duel menglawan Arema Malang,  Pelatih Bandung Djadjang Nurdjaman mengrencanakan menghadapi PSGC Ciamis pada 19 Agustus mendatang.

Selama ditukangi Djadjang Nurdjaman, laga uji coba melawan PSGC sudah menjadi sebuah kebiasaan sebelum menghadapi pertandingan resmi. Wajar, selain jarak dari Kota Bandung ke Kabupaten Ciamis cukup dekat, tim berjuluk Laskar Ciung Wanara itu merupakan tim yang levelnya di bawah Persib satu peringkat.

“Yang pasti menghadapi PSGC merupakan sebuah rangkaian persiapan kita sebelum ikut di Piala Presiden. Apalagi mereka (PSGC) juga ikut di turnamen Piala Presiden. Tapi yang lebih saya pikirkan karena mereka merupakan lawan yang sepadan,”ujar Djanur, Selasa (11/8).

Sementara itu, pelatih PSGC Ciamis, Heri Rafni Kotari menyambut baik rencana Persib untuk kembali menjajal timnya di laga uji coba. Tentu saja, laga uji coba tersebut memiliki peran yang sangat penting terutama untuk meningkatkan performa tim sebelum mengarungi turnamen Piala Presiden 2015 yang rencananya akan digulirkan akhir Agustus mendatang.

Untuk itu, Heri mengatakan di laga uji coba nanti pihaknya tidak akan menargetkan skuatnya untuk memenangkan pertandingan. Dirinya hanya ingin melihat perkembangan performa pemainnya, terlebih pihaknya baru saja mendatangkan beberapa pemain anyar salah satunya, Barep Wahyudi, kiper Barito Putera.

“Kita baru mendatangkan pemain anyar, dari belakang, tengah hingga depan. Tentu ada penyesuaian. Dan saya berharap mereka (pemain baru) bisa langsung menyesuaikan diri. Sehingga di Piala Presiden nanti kita bisa lebih siap meski menghadapi tim yang levelnya diatas kita,” tandasnya. (.id/HP/sindonews.com)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.