BONGKAR KASUS PENGATURAN SKOR, KOMDIS PSSI AKAN PANGGIL SAKSI BARU

Pemberantasan mafia skor sepak bola di Indonesia terus dilakukan oleh Komisi Disiplin (Komdis) . Sejumlah saksi yang diduga mengetahui tentang masalah pengaturan skor di Tanah Air mereka panggil untuk dimintai keterangan.

Mulai dari empat mantan pemain PSS Sleman, yakni Hermawan Putra Jati, Satrio Aji, Ridwan Awaludin, dan Moniega Bagus. Kemudian mantan wasit nasional Jimmy Napitupulu, hingga mantan asisten pelatih PSS Edy Broto, dan Panpel laga PSS melawan PSIS, Erry Febrianto alias Ableh.

Tak sampai di situ, Komdis yang telah mendapat keterangan dari saksi-saksi terkait langsung memanggil nama baru. Yakni mantan manajer PSS, Supardjiono dan mantan wasit nasional, Bambang Suryo.

Mereka dipanggil karena diyakini mengetahui dan terlibat praktik kotor pengaturan skor. Bahkan Supardjiono terancam hukuman seumur hidup terkait kasus sepak bola gajah.

Sementara Bambang Suryo merupakan orang yang pernah mengungkapkan adanya pengaturan skor lewat pembicaraan di saluran telepon menjelang laga Timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2015. Di rekaman itu, Bambang berkomunikasi dengan seseorang tentang prediksi skor laga Indonesia kontra Vietnam U-23.

Setelah itu, Komdis memanggil mantan Presiden Direktur PT Liga Indonesia yang juga pernah menjadi manajer timnas Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla. Dipanggilnya Andi Darussalam karena mendengar kesaksian, Bambang Suryo.

Kala itu pria yang akrab disapa dengan inisial BS tersebut mengatakan Andi Darussalam atau ADS merupakan orang kuat, yang berkaitan dengan judi di sepak bola Indonesia.

Sebenarnya ADS dijadwalkan bertemu dengan Komdis, 1 Oktober lalu. Namun, pertemuan baru terjadi Selasa (6/10/2015) kemarin. Alasannya ADS baru memenuhi panggilan Komdis adalah karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

“Banyak hal yang disampaikan ADS, terutama soal sepak bola Indonesia karena ada pengaturan skor. Itu membuat PSSI harus belajar dan menentukan sikap,” kata Ahmad Yulianto, ketua Komdis PSSI.

“ADS siap membantu, minimal mengurangi. Ia siap datang memberikan masukkan dan strategi yang tepat,” ia menambahkan.

Seusai bertemu ADS, KOMDIS berniat memanggil saksi baru lagi untuk memberantas mafia sepak bola di Indonesia. Namun, Ahmad tak menyebutkan siapa saksi yang akan dipanggil oleh pihaknya.

“Apapun masukkan yang diberikan Pak Andi Darussalam jadi potret pembangunan sepak bola yang baik di Indonesia,” ucapnya. (.id/Reno fr/Bola.com)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.