ES EP CEH MEMENTA REKOMENDASI TI BMKG

Berbagai upaya dilakukan manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) agar bisa menggelar pertandingan leg kedua semi-final Piala Presiden 2015 antara Sriwijaya FC dan Arema Cronus di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada 11 Oktober.

Sriwijaya FC terancam bermain di tempat netral di leg kedua jika Palembang masih diselimuti asap. Promotor Mahaka Sports & Entertainment telah meminta manajemen Sriwijaya FC menyampaikan kondisi Palembang tiga hari sebelum pertandingan digelar.

Agar tidak menjalani laga di tempat netral, manajemen Sriwijaya FC mengirim surat kepada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sumatera Selatan (Sumel) agar mendapatkan rekomendasi.

“Kita sudah kirim surat ke BMKG dan BLH provinsi untuk minta rekomendasi mengenai prediksi cuaca, dan kondisi asap untuk tanggal 9 hingga 11 Oktober. Karena hasil rekomendasi BMKG akan menjadi acuan bagi pihak promotor Mahaka untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata sekretaris PT SOM Faisal Mursyid kepada Goal Indonesia.

Faisal menambahkan, kalaupun nantinya BMKG memperkirakan cuaca pada saat itu buruk, engan terpaksa mereka harus mencari stadion di luar Sumsel sebagai opsi untuk menggelar laga kandang.

Hingga saat ini, manajemen PT SOM belum menentukan stadion alternatif untuk leg kedua. Mereka tetap berharap bisa menggelar pertandingan di Jakabaring.

“[Stadion] alternatif masih kita bahas. Kita berharap tetap main di Jakabaring, tentunya dengan pertimbangan cuaca. Rugi kalau kita main di kandang orang,” pungkasnya. (.id/Reno fr/Goal.com)

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.