SELAIN NGAYA-NGAYA BUKU, KADISDIK JABAR NGAGUNAKEUN CV PALSU !

Menurut penyidik Kejati Jabar, Kadisdik Jabar Asep Hilman juga diduga menggunakan nama CV fiktif untuk memenangkan tender tersebut. Karena dari hasil penyidikan, nama perusahaanya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Dari hasil penyidikan itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu saat ada beberapa daerah (Kabupaten dan Kota) tidak menerima buku aksara sunda. Karena itu dari hasil penyidikan kerugian Negara ditaksir mencapai Rp 2 Miliar,” ucap Suparman.

Komentar

bobotoh.id

Persib, bobotohnya, serta kejadian aktual sa alam dunya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.