BARETO ORANG INGGRIS TEU PeDe MUN ANAKNA JADI PAMAEN BAL! UYYUUG

Naun gawean nu alus sa’alam dunya? Saat ini pasti banyak yang menyebut menjadi pesepak bola. Betapa tidak, hobinya tersalurkan, bayaran besar, popularitasnya juga selangit. Apalagi jika bisa bermain di Premier League di Inggris.

Akan tetapi, kondisi seperti itu belum lama terjadi. Dulu, siapa sangka, orang Inggris malah malu jika anaknya menjadi pesepak bola. Sebab, hal itu merupakan tanda kegagalan mendidik . Alhasil, sempat muncul citra buruk bagi keluarga yang anaknya menjadi pesepak bola. Keluarga itu dinilai gagal karena tidak mampu membiayai pendidikan anaknya. Tenjo ege lurr.. (PAMAEN BOLA CAN JADI PROPESI BERGENGSI DI INDONESIA)

Kondisi seperti itu bisa terjadi karena penghasilan pesepak bola di Inggris belum sebesar sekarang. Dulu, bayaran pesepak bola per pekan hanya sepersekian pendapatan pada periode yang sama pada masa kini. Profesi sebagai pesepak bola jelas makin tidak menarik karena jangka waktu aktifnya juga pendek.

Budaya di dunia sepak bola pun ikut “memperburuk” situasi. Dulu, cara menjadi pesepak bola di Inggris sangat khas. Anda harus berasal dari kelas pekerja dan putus sekolah pada umur 16 tahun. Pada usia itulah Anda akan bergabung dengan klub untuk merintis karier di sepak bola. (Bobotoh.id/BBS/nationalgeographic.co.id)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.