GOOGLE RELA DISENSOR DEMI MASUK CHINA

Bobotoh.id- Google berencana mengekspansi kembali bisnisnya ke China. Langkah itu dimulai dengan meluncurkan Google Play Store di Negeri Tirai Bambu, 2016 mendatang. Tapi tentu ada harga yang harus dibayar. China tak bakal serta-merta menerima kembali kehadiran Google. Pasalnya, Google pernah menjalankan bisnis di China sebelumnya. Google kemudian angkat kaki pada 2010 lalu, lantaran menolak menyensor konten sensitif dari mesin pencarinya. Tenjo oge Lurr.. (GOOGLE NYIEUN LAYANAN KURIR MAKE DRONE | BISA KITU?)

Kali ini, Google tampaknya rela mengikuti aturan main China. Dilansir Nextren, Senin (23/11/2015) dari Reuters, Google Play Store di China bakal diatur secara spesifik. Toko aplikasi itu, kata dua sumber dalam, tak bakal sama dengan versi yang dijajal pengguna global. Konten bakal disaring sesuai hukum yang berlaku di China. Data di dalam Play Store juga harus disimpan di server lokal negeri Panda itu. Kerelaan Google melepaskan egonya demi masuk ke China bukan tanpa alasan. Negeri dengan populasi terbanyak tersebut terlalu besar untuk disepelekan. Google tampaknya mengekor Apple. Perusahaan berlogo apel tersebut lebih dulu melokalisasi produk dan layanannya dengan aturan main China. Hasilnya, hingga September 2015 ini, Apple sudah meraup pendapatan 58,7 miliar dollar AS (Rp 804 triliun) hanya dari pasar China. Angka itu menjadikan China sebagai pasar terbesar kedua untuk Apple. (Bobotoh.is/BBS/kompas.com)

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.