IEU ALASAN INDONESIA PANTAS GELAR MOTO GP 2017 ! SATUJU LUR ?

Bobotoh.id – Keseriusan Pemerintah Indonesia untuk membenahi Sirkuit Sentul untuk menjamu MotoGP 2017 harus diacungi jempol. Pemerintah optimis dengan animo masyarakat yang begitu besar terhadap MotoGP, sehingga acara ini pantas untuk diadakan di Indoensia.

Tenjo disini: BALE RÉK BALIK DEUI KE LIGA INGGRIS ! NAHA TIDAK KE PERSIB AJA, LE ?

Rencananya, renovasi Sirkuit Sentul akan mengadopsi karakter sirkuit jalanan. Modifikasi fasilitas keamanan pun akan lebih ditingkatkan. Selain itu, pemerintah berencana memperpanjang lintasan sirkuit sejauh 4,2 kilometer dan menambah jumlah tikungan dari 11 menjadi 14.

Arsitek berkebangsaan Jerman, Hermann Tilke dilaporkan akan terlibat mendesain ulang dan renovasi Sirkuit Sentul yang akan dimulai Desember. Sebelumnya, Tilke pernah merancang sebuah sirkuit Formula One (F1) dan membuat agensi bernama Tilke Engineering pada 1984.

Sebelumnya, Pemuda Indonesia dan menteri olahraga, Imam Nahrowi baru saja menandatangani Letter of Intent (LoI) perihal kesepakatannya dengan Dorna Sport selaku penyelenggara MotoGP. Dorna Sport saat ini menyimpan Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP 2017 sambil menunggu proses renovasi rampung.

“Sentul akan menjadi sirkuit jalanan dan akan melewati sebuah perumahan dan beberapa kawasan komersial. Sebuah hotel akan dibangun di sebelah sirkuit sehingga penonton dapat menyaksikan balapan dari kamar hotel. Kami mengambil contoh seperti di Grand Prix Monaco,” Ujar Tinton Soeprapto selaku Direktur Sirkuit Sentul, melansir dari Crash, Senin (23/11/2015).

“Kami memiliki pengguna roda dua terbesar di dunia. Selain itu, kami memiliki pabrik sepeda motor terbesar. Kami juga memiliki perusahaan ban terbesar di dunia jadi wajar saja apabila Indonesia didaulat menjadi pusat automotif dunia. Maka dari itu, kami pantas mengadakan acara tersebut,” tuntasnya. (Bobotoh.id/RF/Okezone)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.