MASALAH KORUPSI, FIFA TOLAK BANDING BLATTER JEUNG PLATINI !

Bobotoh.id – Michel dan Sepp harus gigit jari karena banding yang mereka ajukan ditolak oleh Komite . Keduanya mendapatkan hukuman atas kasus korupsi. Keduanya dihukum larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 90 hari oleh Federasi sepak bola dunia tersebut. Usai mendapat hukuman, mereka pun langsung mengajukan banding. Namun, Rabu (18/11/2015) waktu setempat mengonfirmasi penolakan banding keduanya.

Tenjo disini: PSG AKAN GUNAKAN JERSEY KHEUSEUS KEUR MENGHORMATI KORBAN TRAGEDI PARIS !

“Komite Banding FIFA yang dipimpin Larry Mussenden hari ini menolak banding yang diminta oleh Joseph S. Blatter dan Michel Platini. Keduanya sudah mengetahui keputusan ini per Rabu 18 November 2015. Menurut artikel 67 statuta FIFA, keputusan ini boleh dibawa ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS),” demikian pernyataan FIFA.

Kedua figur kuat di sepak bola dunia itu mendapat hukuman setelah jaksa agung Swiss melakukan penyelidikan resmi terhadap Blatter. Dari penyelidikan yang dilakukan, komite etik FIFA menemukan adanya korupsi perjanjian hak siar televisi tahun 2005 antara FIFA dan Jack Warner, mantan Presiden CONCACAF, organisasi sepak bola Amerika Utara dan Tengah, dan Karibia. Sementara itu Platini ditengarai menerima suap sebesar 2,29 juta dolar AS atau sekitar Rp 33,4 miliar, dari Sepp Blatter, saat menjabat sebagai Penasihat Teknis FIFA pada 2011.

“Demi terus memberikan kejelasan informasi kepada publik, prosedur penyelidikan yang dilakukan komite etik tetaplah berjalan. Ini artinya, dewan pertimbangan masih bisa mengonfirmasi, mencabut atau mengubah keputusan sementara seperti yang dinyatakan dalam pasal 84 butir 2 dari Kode Etik FIFA.

FIFA pekan lalu mencoret nama Presiden Federasi Sepak Bola Liberia (LFA), Musa Bility. Dengan begitu, kini calon Presiden FIFA tinggal menyisakan lima orang. Kelima calon tersebut, antara lain Prince Ali Al Hussein, Sheikh Salman Bin Ebrahim Al Khalifa, Jerome Champagne, Gianni Infantino, dan Tokyo Sexwale.

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.