PEMAIN MENGBAL DI JEPANG MAH TEU MEUNANG SALAH LURRR! |Matak Lieur

Dalam sepak bola, untuk menjadi superstar sesekali dibutuhkan sikap “egois” dan keberanian. Contohnya punya nyali untuk mengeksekusi sendiri, sebuah umpan menjadi gol. Nah para pemain sepak bola belum tentu mau melakukannya. Penyebabnya, mereka diajari untuk tidak pernah salah, sehingga harus berpikir ulang untuk menembak.

Selain itu, mereka biasa dididik agar tidak menonjol. Sikap itu memang tepat. Tapi, kalau kadarnya berlebihan, kemampuan seorang pemain tidak akan bisa terlihat kalau terlalu bersikap kolektif. Ujar penulis The Ball is Round: A Global History of Soccer, . Tenjo oge lurrr.. (PATUNG JENDRAL SOEDIRMAN DI TOKYO | Sejarah Indonesia – Jepang)

Ternyata masyarakat Jepang memiliki obsesi tinggi mengenai kesempurnaan, lucunya mereka terkadang muak untuk selalu dituntut sempurna. Dalam satu pertandingan Urawa Red Diamonds, suporter kesal karena sering kali peluang tidak segera dieksekusi menjadi gol. Mereka sampai berkata, “Seharusnya sesekali kita melupakan diri kita sebagai orang Jepang sebentar saja.”

Meski demikian kapabilitas pemain Jepang semakin apik, wajar jika sekarang mereka semakin diminati oleh klub-klub elite di Eropa. Ujar Goldblatt. (Bobotoh.id/BBS/nationalgeographic.co.id.foto.JLeague)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.