PENDAPATAN CUKAI ROKOK 2016 SEKITAR 146,4 TRILIUN |Ongkoh Berbahaya Tapi..

Pemerintah menaikan tarif cukai hasil tembakau rata-rata sebesar 11,19 persen terhitung mulai 1 Januari 2016. Khusus untuk cukai sigaret kretek tangan (SKT) golongan I, tarifnya naik  Rp 30 atau 10,34 persen menjadi Rp 320 per batang. Merespon kebijakan tersebut, Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun keberatan dengan kebijakan tarif , terutama menyoal kenaikan tarif cukai SKT yang dinilainya terlalu tinggi. “Hal tersebut akibat proses kerjanya banyak melibatkan koperasi masyarakat sebagai penerima pekerjaan linting rokok yang melibatkan banyak tenaga kerja,”. Tenjo oge Lurr.. (YOSI PROJECT POP : KATA GUE MEROKOK GA KEREN ! Ingat ya kata gue, lurd)

Kenaikan tarif terbesar ada pada rokok sigaret putih mesin (SPM) atau rokok putih sebesar 12,96-16,47 persen. Rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) sebesar 11,48 -15,66 persen, dan sigaret kretek tangan (SKT) sebesar 0-12 persen. , , dengan target ini penerimaan cukai tahun depan sebesar Rp 146,4 triliun yang diamanatkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 bisa tercapai. (Bobotoh.id/BBS/cnnindonesia.com)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.