PERANG TOMAT YU!

Kementerian Pariwisata menjadikan Perang sebagai agenda tahunan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubid Promosi Wisata Sejarah dan Religi Bidang Wisata Budaya, Wawan Gunawan.

“Kegiatan ini menarik untuk masuk dalam agenda tahunan dalam branding Pesona Indonesia,” katanya kepada wartawan usai Rempug Tarung Adu Tomat, di Kampung Cikareumbi, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 4 November 2015.

Dia berharap, bisa memberikan keuntungan yang nyata para warga setempat lantaran daya tariknya mampu membawa para wisatawan lokal dan internasional.

“Saya tahu, di luar negeri juga ada acara serupa. Tapi di sini, daya tariknya tinggi karena penuh makna. Ada tarian dan ritualnya terlebih dahulu,” ujar dia.

Namun untuk menarik minat wisatawan, Wawan meminta warga perlu berbenah terlebih dahulu, mulai dari hal terkecil seperti sampah dan pemandangan di sekitar.

“Kan nggak enak kalau wisatawan jalan-jalan dan lihat jemuran di depan rumah,” imbuhnya.

Perubahan itu, menurut Wawan bisa dilakukan secara perlahan. Yang terpenting saat ini, kegiatan tersebut sudah masuk dalam agenda tahunan Kementerian Pariwisata. Tenjo didieu lurr.. (BIAR TEU KRAM OTAK & GALAU ! VIKING TUR KE PANTAI !)

Lebih lanjut, Wawan mengaku pihaknya memberikan bantuan untuk kegiatan Perang Tomat ketiga ini. Hanya saja, dia tidak mau menyebutkan besarannya.

“Kami memberikan bantuan untuk sound system, panggung, serta beberapa kekurangan dalam kegiatan kali ini. Kami juga membantu mempromosikannya lewat brand Pesona Indonesia,” ucapnya. (Bobotoh.id/BBS/Viva.co.id)

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.