STUDI UNGKAP, UANG EFEKTIF BERI KEBAHAGIAAN | DISANGGAH KU KONGLOMERAT INGGRIS

Bobotoh.id- Sebuah studi teranyar mengungkapkan bahwa mayoritas orang merasa lebih bahagia ketika aset dan tabungan mereka terus meningkat. Sebuah survei yang digagas oleh Office for National Statistics (ONS) menyimpulkan bahwa warga Inggris ditemukan lebih bahagia dan positif ketika nominal kekayaan mereka melambung dari waktu ke waktu.

Namun, hasil temuan ONS ini disangkal oleh seorang hartawan Inggris bernama John Caudwell, seorang pengusaha dan filantropi, serta pendiri Phones4U. Estimasi nilai kekayaan Caudwell mencapai 2 triliun poundsterling. Caudwell mengaku, dari skala satu sampai 10, setiap hari rasa kebahagiaannya hanya berada di skala satu dan dua. Kemudian, seorang konglomerat lainnya, Markus Persson, inovator dan pencipta aplikasi games, mengatakan bahwa semenjak dia menjual perusahaan mainannya, Mojang, kepada Microsoft, dia justru merasa limbung dan kosong. Padahal, profit yang diperoleh Persson dari penjualan perusahaan tersebut mencapai triliunan dollar AS. Tenjo oge Lurr.. (KELUARGA BECKHAM LEBIH KAYA KETIMBANG RATU | BEUHH..)

Pernyataan dan pengalaman dua konglomerat di atas jelas sangat kontras dengan temuan ONS. Sejauh ini, hasil survei ONS memiliki korelasi yang nyata antara kebahagiaan dan kekayaan. (Bobotoh.id/BBS/kompas.com)

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.