SUPPORTER MALAYSIA PROTES SOAL FEDERASI MAEN BAL MALAYSIA !

Bobotoh.id – Sebagai pendukung garis keras, Ultras Malaya berjanji tidak akan berhenti menyerukan reformasi di FAM. FAM dianggap Ultras Malaya sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas makin memburuknya prestasi timnas di semua level usia dalam beberapa tahun terakhir ini. Sama seperti Indonesia, dalam ranking FIFA yang dirilis per 1 Oktober 2015, menduduki ranking ke-171. Ranking terburuk yang dimiliki sejak sistem ranking diperkenalkan FIFA pada 1993.

Tenjo disini: KUALIFIKASI PILDUN, TIMNAS MALAYSIA DIBUBUK ! KEBOBOLAN 26 GUL TI 6 PERTANDINGAN !

Kala ditanya apakah mereka akan mengulangi aksi serupa seperti di Stadion Shah Alam selepas FAM dijatuhi sanksi FIFA, Alfadli Awaludin menegaskan kelompoknya bakal terus “berulah” demi reformasi di tubuh FAM dan juga agar tiga tuntutan utama mereka bisa terwujud. Mereka bahkan menyiratkan rela saja bila FAM diskors oleh FIFA bila hal itu bisa menjadikan sepak bola di sana lebih baik dari sekarang.

“Selama timnas belum tampil di Piala Dunia atau Piala Asia, atau klub Malaysia tampil di turnamen Asia tanpa melalui play-off, kami akan terus mendesak mereka, Semua ini bukanlah demi Ultras Malaya, tapi semua pihak yang ingin FAM berubah semestinya bersatu. Kami tak ingin memubuat sepak bola mundur, kami ingin sepak bola Malaysia maju” tegasnya.

Ultras Malaya juga mencibir keluhan FAM yang menyebut gara-gara ulah suporter, laga timnas kontra Uni Emirat Arab di penyisihan Grup A Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2018 harus digelar tanpa penonton. FAM menganggap hal itu jadi kerugian mengingat timnas butuh kemenangan dan dukungan suporter sangat diperlukan.

“Bila mereka (FAM) menganggap laga itu begitu penting, seharusnya sudah diantisipasi dengan menyiapkan timnas yang tangguh sejak lama. Lagipula, sanksi tanpa penonton hanya berlaku satu pertandingan. Apa hal itu akan memengaruhi prestasi timnas secara keseluruhan? Apa dukungan penonton bisa menjamin prestasi timnas? FAM semestinya tidak hanya berpikir pada satu pertandingan saja, tetapi jauh ke depan,” cetus Alfadli Awaludin. (Bobotoh.id/RF/Bola.com)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.